
Ambon, Fakta64.com — Bank CIMB Niaga Cabang Ambon menyiapkan program pembukaan rekening gratis bagi 735 siswa SMP Negeri 7 Ambon melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR). Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan sekaligus menanamkan budaya menabung sejak usia sekolah.
Kepala Cabang CIMB Niaga Ambon, Sam Gaspersz, mengatakan pembiayaan pembukaan rekening seluruh siswa tersebut telah mendapat persetujuan kantor pusat. Dengan dukungan CSR, orang tua tidak perlu menyiapkan biaya setoran awal untuk mengikuti program tersebut.
Hal itu disampaikan Sam seusai penyerahan bantuan CSR kepada siswa SMPN 7 Ambon dalam apel pagi di Balai Kota Ambon, Senin (12/10/2026).
Menurut Sam, program tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Ambon mendorong gerakan satu pelajar satu rekening. Melalui akses layanan perbankan sejak dini, siswa diharapkan tidak hanya terbiasa menabung, tetapi juga memahami cara mengelola uang secara bijak.
“Pembukaan rekening untuk 735 siswa ini ditanggung melalui dana CSR kantor pusat. Orang tua tidak perlu menyiapkan uang untuk setoran awal,” ujarnya.
Tak berhenti pada pembukaan rekening, CIMB Niaga juga menjadwalkan edukasi keuangan bagi para siswa pada 19 Oktober 2026. Kegiatan itu dirancang dengan metode interaktif, seperti permainan, bernyanyi, dan pemberian motivasi agar materi tentang pengelolaan keuangan lebih mudah dipahami.
Program tersebut akan melibatkan pihak terkait, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah daerah. Proses pembukaan rekening ditargetkan rampung paling lambat 31 Desember 2026, sebelum dilanjutkan dengan mekanisme penyaluran dana secara berkala ke rekening masing-masing siswa.
Sam menyebut dukungan terhadap dunia pendidikan merupakan bagian dari komitmen CSR CIMB Niaga di Ambon. Sebelumnya, program serupa juga telah dijalankan bagi siswa SD Negeri 4 dan SD Negeri 65 Ambon.
Ia berharap kolaborasi dengan Pemkot Ambon terus diperluas, termasuk menjangkau sekolah lain pada tahun depan. Selain sektor pendidikan, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga dinilai berpeluang menjadi bagian dari kerja sama berikutnya.
Menurut Sam, dukungan terhadap pendidikan perlu dibangun melalui program berkelanjutan agar manfaatnya tidak berhenti pada bantuan sesaat. Sinergi pemerintah daerah dan perbankan diharapkan membuka akses keuangan yang lebih luas bagi generasi muda sekaligus memperkuat kebiasaan menabung.
Program pembukaan rekening bagi 735 siswa SMPN 7 Ambon ini menjadi langkah konkret memperluas akses layanan perbankan di lingkungan sekolah. Namun, keberhasilannya tidak hanya diukur dari jumlah rekening yang dibuka, melainkan juga dari kemampuan siswa memahami dan menerapkan pengelolaan keuangan dalam kehidupan sehari-hari. (F64)
