
AMBON, FAKTA64.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Terbaik kategori kota. Capaian ini menjadi pengakuan atas upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan keuangan melalui kolaborasi lintas sektor.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPAKD di Jakarta, Kamis (22/10/2026), yang dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Namun, bagi Pemkot Ambon, penghargaan ini tidak boleh berhenti sebagai simbol keberhasilan atau sekadar kebanggaan di panggung nasional. Tantangan berikutnya adalah memastikan perluasan akses keuangan benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam membuka peluang usaha, memperkuat ekonomi lokal, dan mendorong kesejahteraan warga.
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), jajaran TPAKD, serta para pemangku kepentingan yang berkontribusi dalam pencapaian tersebut.
Menurut Bodewin, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif dan sinergi berbagai pihak, bukan semata-mata prestasi pemerintah kota.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja sama, komitmen, dan sinergi semua pihak. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh OPD, TPAKD, serta para pemangku kepentingan yang telah bekerja bersama untuk memperluas akses keuangan bagi masyarakat,” ujar Bodewin, Kamis (22/10/2026).
Ia menegaskan, predikat terbaik nasional harus menjadi dorongan untuk memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus membangun ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Tantangan Berikutnya: Akses Keuangan Harus Dirasakan Masyarakat
Bodewin menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memastikan program TPAKD tidak berhenti pada tataran perencanaan, tetapi mampu menghasilkan manfaat nyata.
Pemerintah Kota Ambon, kata dia, berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ke depan, kami berharap penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk terus berkolaborasi, menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tuturnya.
Penguatan akses keuangan juga dinilai penting untuk meningkatkan literasi masyarakat agar semakin memahami produk dan layanan keuangan. Dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk memanfaatkan layanan keuangan secara tepat dan produktif.
Bagi Kota Ambon, perluasan inklusi keuangan menjadi salah satu instrumen untuk membuka peluang ekonomi yang lebih merata. Karena itu, keberhasilan TPAKD perlu diikuti dengan program berkelanjutan yang mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
Bodewin berharap, penguatan program TPAKD dapat terus mendorong akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Ambon.
“Beta par Ambon, Ambon par Samua,” pungkasnya. (F64)
