
Ambon, Fakta64.com — Ribuan warga memadati Lapangan Merdeka Ambon, Senin pagi (20/7/2026), untuk menyaksikan laga puncak antara Spanyol dan Argentina dalam rangkaian Nonton Bareng (Nobar) Final Bola Gembira 2026.
Antusiasme warga semakin terasa ketika Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Sadali Ie serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hadir langsung dan membaur bersama masyarakat.
Menariknya, Gubernur Lewerissa dan Sekda Sadali Ie tampil kompak mengenakan jersey Timnas Argentina. Keduanya duduk di tribun utama dan mengikuti jalannya pertandingan bersama masyarakat hingga laga berlangsung.
Kehadiran pimpinan daerah tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari kemeriahan pertandingan. Momen itu sekaligus menjadi ruang untuk memperlihatkan kedekatan pemerintah dengan masyarakat melalui kegiatan publik yang menghadirkan semangat kebersamaan.
Gubernur Maluku menilai sepak bola memiliki nilai lebih dari sekadar pertandingan.
Menurutnya, olahraga tersebut mengajarkan kerja sama, kedisiplinan, sportivitas serta mental untuk tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai situasi.
“Lebih dari sekadar pertandingan, sepak bola mengajarkan nilai-nilai kehidupan, kerja sama, disiplin dan semangat pantang menyerah. Menghargai kemenangan dengan rendah hati dan menerima kekalahan dengan lapang dada,” ujar Lewerissa.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur sekaligus menutup seluruh rangkaian Festival Rakyat Nusantara 2026 yang diselenggarakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Maluku.
Ia menegaskan semangat pantang menyerah yang terdapat dalam olahraga harus diterjemahkan ke dalam kehidupan masyarakat Maluku.
Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi daerah tidak boleh menjadi alasan untuk kehilangan semangat membangun Maluku.
“Apapun situasi yang dialami, jangan pernah menyerah,” tegasnya.
Lewerissa menekankan bahwa cita-cita mewujudkan Maluku yang maju, adil dan sejahtera membutuhkan kekuatan kolektif masyarakat. Persatuan, sikap saling menghormati serta semangat hidup orang basudara, kata dia, menjadi modal penting dalam membangun daerah.
Suasana Lapangan Merdeka pun berlangsung meriah sepanjang pertandingan. Gubernur dan Sekda tampak menikmati jalannya laga sembari sesekali berbincang dengan jajaran Forkopimda yang berada di sekitar mereka.
Pemandangan tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah pertandingan sepak bola mampu mencairkan sekat antara pejabat dan masyarakat. Ribuan warga dari berbagai latar belakang berkumpul dalam satu ruang, memberikan dukungan dan menikmati pertandingan dalam suasana penuh antusiasme.
Nobar Final Bola Gembira 2026 berlangsung aman dan lancar. Padatnya Lapangan Merdeka menjadi gambaran kuat bahwa sepak bola masih memiliki daya tarik besar sebagai ruang perjumpaan sekaligus pemersatu masyarakat.
Bagi Pemerintah Provinsi Maluku, momentum tersebut tidak berhenti pada kemeriahan pertandingan. Pesan yang ingin ditanamkan jauh lebih besar: semangat sportivitas, kebersamaan dan pantang menyerah harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Maluku dalam menghadapi tantangan pembangunan. (F64)
