
Ambon, Fakta64.com – Cluster Swiss-Belhotel Ambon bersama Zest Hotel Ambon kembali menggelar Wedding Exhibition tahunan dengan konsep terbaru bertajuk “Petal Greenscape, Love in Full Bloom”.
Kegiatan ini menjadi ajang promosi paket pernikahan sekaligus mendorong pertumbuhan industri pariwisata di Provinsi Maluku.
Cluster General Manager, Yudi Mediayanto, menyampaikan, bahwa event ini merupakan agenda rutin yang sempat terhenti dan kini hadir kembali dengan konsep yang lebih segar dan inovatif. Dalam pameran tahun ini, pihak hotel menghadirkan berbagai promo menarik, khususnya bagi pengunjung yang melakukan pemesanan langsung selama acara berlangsung.
“Selama tiga hari pelaksanaan, kami memberikan diskon hingga 50 persen, terutama untuk pemesanan ballroom yang direncanakan akan direnovasi pada 2028,” katanya, Rabu (8/4/2026).
Menurutnya, promo tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi pasangan yang merencanakan pernikahan dalam dua tahun ke depan untuk mendapatkan harga terbaik sejak dini.
“Tak hanya itu, Zest Hotel Ambon juga menawarkan paket pernikahan yang lebih terjangkau namun tetap elegan, dengan potongan harga hingga 20 persen serta berbagai bonus menarik, termasuk sajian spesial seperti kambing guling,” tuturnya.
Ia, mengungkapkan bahwa Swiss-Belhotel Ambon akan melakukan sejumlah pengembangan fasilitas, di antaranya renovasi ballroom utama, pembangunan kolam renang baru, pembaruan restoran dengan konsep modern dan internasional, serta renovasi kamar guna meningkatkan kenyamanan tamu.
“Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga daya saing hotel sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Selain untuk pernikahan, ballroom hotel juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan lain, seperti ulang tahun keluarga, sweet seventeen, event komunitas, hingga kegiatan olahraga seperti zumba. Bahkan, pihak hotel telah menyiapkan instruktur profesional bersertifikasi untuk mendukung aktivitas tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Melkias Lohy, mengapresiasi penyelenggaraan Wedding Exhibition ini sebagai bagian dari penguatan ekosistem pariwisata daerah.
Menurutnya, pembangunan sektor pariwisata tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah wisatawan, tetapi juga kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas, dan pemerintah.
“Pariwisata harus dibangun dengan pendekatan ekosistem, bukan sektoral. Kita perlu membangun jejaring yang kuat agar berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menekankan, pentingnya memadukan modernisasi dengan kearifan lokal dalam pengembangan pariwisata di Maluku.
“Mengingat sektor ini menjadi salah satu pilar utama pembangunan daerah ke depan, seluruh pihak diharapkan dapat berkontribusi aktif.
Event Wedding Exhibition ini dinilai memiliki dampak luas, mulai dari mendorong pertumbuhan UMKM, membuka lapangan kerja, meningkatkan daya tarik destinasi, hingga menggerakkan ekonomi lokal,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Ambon dan sekitarnya, diundang untuk memanfaatkan berbagai promo menarik yang ditawarkan selama acara berlangsung. Dengan konsep modern, promo besar, serta dukungan pemerintah, event ini diharapkan menjadi referensi utama bagi pasangan yang tengah merencanakan pernikahan maupun berbagai acara lainnya di Kota Ambon. (F64)
