
JAKARTA, Fakta64.com – Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia dimanfaatkan ParagonCorp untuk menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi produk yang tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Perusahaan yang menaungi sejumlah brand kecantikan dan perawatan diri ternama ini terus mengintegrasikan prinsip ramah lingkungan dalam setiap tahapan pengembangan produk, mulai dari bahan baku, formulasi hingga desain kemasan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang ParagonCorp dalam mendorong terciptanya industri kecantikan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu keberlanjutan, perusahaan menilai inovasi hijau bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan yang harus diwujudkan secara nyata dan berkelanjutan.
Berbagai produk inovatif pun telah diluncurkan dengan mengusung konsep keberlanjutan. Salah satunya adalah Tavi Gel to Oil Staining Lip Glide yang memanfaatkan teknologi Wastar™ Lavender, bahan hasil upcycling dari lavender yang telah digunakan dalam proses ekstraksi minyak esensial. Selain memberikan manfaat antiinflamasi dan menjaga kelembapan bibir, produk ini juga menggunakan tutup kemasan berbahan 30 persen post-consumer recycled (PCR) untuk mengurangi penggunaan plastik baru.
Komitmen serupa juga terlihat pada Tavi Cica Res-Q10 Water Break & Adaptint SPF 50. Produk tabir surya ini mengusung formula reef safe yang aman bagi ekosistem terumbu karang, sekaligus menggunakan kemasan berbahan 30 persen PCR sehingga mendukung upaya pengurangan limbah plastik.
Tidak hanya fokus pada perawatan kulit, ParagonCorp juga menghadirkan inovasi melalui lini Earth Love Life Body Wash. Produk ini mengusung konsep quick-rinse dan formula biodegradable yang memungkinkan penggunaan air lebih hemat saat membilas serta memastikan kandungan sabun dapat terurai secara alami ketika masuk ke lingkungan perairan.
Menariknya, rangkaian produk ini memanfaatkan bahan-bahan alami lokal seperti vanila dari Nusa Tenggara Timur, bambu dan frangipani dari Bali, hingga beras dari Jawa. Seluruh produk juga bersifat vegan, cruelty-free, dan menggunakan kemasan PET yang dapat didaur ulang.
Sementara itu, Kahf Gentle Exfoliating Scrub Facewash memanfaatkan ekstrak kopi hasil upcycling dari limbah produksi minyak kopi. Inovasi ini tidak hanya memberikan manfaat eksfoliasi alami bagi kulit, tetapi juga membantu mengurangi limbah industri.
Pada sektor kemasan, Wardah Micellar Water hadir dengan kemasan PET dan tutup berbahan polypropylene (PP) yang sepenuhnya dapat didaur ulang. Pendekatan ini menerapkan prinsip design for recyclability guna meningkatkan potensi daur ulang tanpa mengurangi kualitas dan keamanan produk.
Inovasi berbasis upcycling juga diterapkan pada Emina Sunbattle SPF 50 PA++++ Barrier Hydraburst Sunscreen yang diperkaya Wastar™ Lavender. Selain memberikan perlindungan optimal terhadap sinar ultraviolet, bahan aktif tersebut juga berfungsi sebagai antioksidan bagi kulit.
Di lini produk pria, Kahf Bright Fresh Sunscreen SPF 35 dan SPF 50 mengusung formula reef safe yang dikombinasikan dengan Vitamin C, Niacinamide, dan Tranexamic Acid. Produk ini dirancang untuk perlindungan kulit sehari-hari tanpa memberikan dampak negatif terhadap ekosistem laut.
Tak hanya berfokus pada produk, ParagonCorp juga memperkuat aspek keberlanjutan dari sisi rantai pasok melalui Earth Love Life Forest Therapy EDP. Produk parfum ini menggunakan bahan baku patchouli dari Sulawesi yang dibudidayakan oleh lebih dari 700 petani melalui program pertanian regeneratif. Program tersebut telah mengantongi sertifikasi For Life dari Ecocert dan mencakup pelatihan pertanian, dukungan kesehatan dan keselamatan kerja, serta praktik budidaya yang mendukung keberlanjutan kualitas tanah.
Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp, Sari Chairunnisa, menegaskan, bahwa inovasi produk harus mampu menjawab kebutuhan konsumen sekaligus mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan.
“Kami percaya bahwa inovasi produk yang baik tidak hanya menjawab kebutuhan konsumen saat ini, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan di masa depan. Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan keberlanjutan lebih dekat dalam keseharian konsumen melalui berbagai pengembangan produk yang dilakukan secara bertahap, mulai dari pemilihan bahan baku, pengembangan formula, hingga desain kemasan,” katanya dalam rilis yang diterima media ini.
Menurutnya, perjalanan menuju keberlanjutan masih terus berlangsung. Namun, langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten diyakini mampu memberikan dampak positif yang lebih besar bagi konsumen maupun lingkungan.
Dengan berbagai inovasi tersebut, ParagonCorp menunjukkan bahwa industri kecantikan dapat berperan aktif dalam mendukung agenda keberlanjutan sekaligus menghadirkan produk berkualitas yang semakin ramah terhadap bumi. (F64)
