
Ambon, Fakta64.com — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Maluku tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (5/10/2026), prajurit TNI mempertegas kedekatan dengan masyarakat melalui aksi sosial dan makan siang bersama.
Sebanyak 500 paket sembako dan tali asih dibagikan kepada masyarakat dari berbagai lapisan. Mulai dari penarik becak, sopir angkutan kota (angkot), pengemudi ojek pangkalan, pengemudi ojek online (ojol), hingga anak-anak sekolah.
Pemandangan berbeda terlihat setelah upacara peringatan HUT ke-81 TNI. Prajurit, pejabat daerah, dan masyarakat duduk bersama dalam satu suasana tanpa sekat.
Momentum tersebut menjadi gambaran bagaimana semangat kemanunggalan TNI dan rakyat diterjemahkan melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara resmi HUT ke-81 TNI. Suasana kemudian berubah lebih semarak ketika Drumband Canka Petarung Pattimura tampil atraktif di hadapan peserta dan masyarakat yang memadati Lapangan Merdeka Ambon.
Usai penampilan tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis dan makan siang bersama.
Hadir dalam kegiatan itu Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur Maluku, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku, Wali Kota Ambon, Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko, Irdam, Kapoksahli, Danrem, Danrindam XV/Pattimura, serta jajaran TNI lainnya.
Gubernur, Momentum Memperkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 TNI sekaligus berharap momentum tersebut semakin memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Semoga HUT ke-81 ini menjadi momentum penguat dan meningkatkan profesionalisme TNI bersama rakyat,” kata Hendrik.
Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, sekaligus mendukung pembangunan di Maluku.
Pesan tersebut sejalan dengan rangkaian peringatan HUT TNI yang tidak hanya menampilkan upacara dan atraksi, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial secara langsung kepada masyarakat.
Kasdam: TNI Harus Hadir dan Dirasakan Manfaatnya
Sementara itu, Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko menegaskan komitmen TNI untuk terus menjaga soliditas bersama pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan di Maluku.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah Maluku sekaligus menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan tugas TNI.
“Kami dari TNI akan selalu hadir sebagai solusi bagi semua yang membutuhkan, hingga ke daerah pelosok-pelosok. Mudah-mudahan kehadiran TNI bisa betul-betul dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegas Wawan.
Menurutnya, kedekatan TNI dengan masyarakat bukan sekadar slogan. Hubungan tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberadaan TNI di tengah masyarakat.
“Bagi kami, TNI dan rakyat seperti dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan, berbeda peran namun satu kesatuan utuh,” ungkapnya.
Prajurit Berprestasi dari Tiga Matra Dapat Penghargaan
Rangkaian HUT ke-81 TNI di Ambon juga diwarnai pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan pengabdian TNI.
Tumpeng dan kue ulang tahun kemudian diserahkan secara khusus kepada prajurit berprestasi yang mewakili tiga matra, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.
Pemberian tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap prajurit yang telah menunjukkan dedikasi dalam menjalankan tugas pengabdian.
500 Paket Sembako untuk Warga
Bagian yang paling terasa bagi masyarakat adalah pembagian 500 paket sembako dan tali asih.
Bantuan diberikan kepada kelompok masyarakat yang sehari-hari menggantungkan penghasilan dari aktivitas di jalan, seperti penarik becak, sopir angkot, pengemudi ojek pangkalan, dan pengemudi ojol.
Anak-anak sekolah juga menjadi bagian dari penerima bantuan.
Aksi tersebut menunjukkan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga menyentuh dimensi sosial dan kemanusiaan.
Peringatan HUT ke-81 TNI di Bumi Raja-Raja kemudian ditutup dengan foto bersama. Prajurit dan masyarakat kembali menyatu dalam suasana penuh keakraban.
Dari Lapangan Merdeka Ambon, pesan yang mengemuka cukup jelas, kekuatan TNI tidak hanya ditunjukkan melalui upacara dan seragam, tetapi juga melalui kedekatan serta kehadirannya di tengah rakyat. (NI)
