
Ambon, Fakta64.com – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menegaskan Pemerintah Provinsi Maluku tidak akan mengabaikan berbagai catatan dan rekomendasi yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD Provinsi Maluku dalam pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Berbagai masukan tersebut, kata Lewerissa, akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk mengevaluasi dan memperbaiki kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan serta pelayanan publik di Maluku.
Penegasan itu disampaikan Gubernur dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Maluku dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Maluku Tahun Anggaran 2025, di Kantor DPRD Provinsi Maluku, Karang Panjang, Ambon, Rabu (26/8/2026).
Menurut Lewerissa, laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD bukan sekadar agenda formal tahunan, melainkan bagian dari mekanisme akuntabilitas kepala daerah dalam mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan daerah selama satu tahun anggaran.
Karena itu, pandangan, kritik dan rekomendasi DPRD dinilai penting sebagai bahan evaluasi untuk memastikan jalannya pemerintahan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Setelah melalui tahapan pembahasan yang konstruktif, hari ini kita telah mendengar bersama pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Provinsi Maluku, yang memuat berbagai catatan dan rekomendasi yang akan menjadi atensi dan perhatian serius Pemerintah Daerah untuk ditindaklanjuti dalam rangka memperbaiki kinerja penyelenggaraan pemerintahan ke depan,” kata Lewerissa.
Gubernur menegaskan, Pemerintah Provinsi Maluku akan terus melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap capaian kinerja pemerintahan. Evaluasi tersebut diperlukan untuk mengukur sejauh mana target pembangunan telah tercapai, sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan dan kendala yang masih menghambat pembangunan daerah.
Menurutnya, setiap persoalan yang ditemukan harus dijawab dengan langkah yang tepat, terukur dan solutif.
Lewerissa juga mengakui bahwa tantangan pembangunan Maluku ke depan tidak ringan. Kondisi geografis kepulauan, kebutuhan pemerataan pembangunan hingga peningkatan pelayanan publik menjadi pekerjaan besar yang membutuhkan keseriusan semua pihak.
Meski demikian, ia mengajak seluruh elemen di Maluku untuk tidak kehilangan optimisme.
“Tantangan yang kita hadapi saat ini dan ke depan akan semakin berat, tetapi saya optimis karena harapan akan selalu ada bagi mereka yang terus berusaha, bekerja, dan berjuang bagi Maluku tercinta,” ujarnya.
Dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut, Lewerissa menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah, DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, kemitraan yang kuat antarunsur penyelenggara pemerintahan menjadi modal penting untuk mempercepat transformasi pembangunan Maluku.
“Saya yakin dengan sinergitas dan kemitraan yang kuat antara Pemerintah Daerah, DPRD, Forkopimda serta seluruh elemen masyarakat di daerah ini kita akan mampu mewujudkan cita-cita bersama untuk mencapai transformasi menuju Maluku yang maju, adil, dan sejahtera menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045,” tegasnya.
Selain menyampaikan respons terhadap pendapat akhir fraksi-fraksi, Gubernur juga meminta dukungan DPRD Provinsi Maluku untuk menghadapi dua agenda penting pembahasan anggaran berikutnya.
Kedua agenda tersebut yakni Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027.
Lewerissa berharap semangat kemitraan antara Pemerintah Daerah dan DPRD terus dijaga agar proses pembahasan kedua agenda anggaran tersebut dapat berjalan efektif serta menghasilkan kebijakan yang benar-benar mendukung prioritas pembangunan dan kepentingan masyarakat Maluku.
“Atas nama Pemerintah Daerah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Maluku atas persetujuannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Lewerissa turut menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Maluku.
Ia berharap momentum Maulid Nabi dapat semakin memperkokoh persaudaraan, kebersamaan dan semangat persatuan dalam membangun Maluku.
Rapat paripurna tersebut dihadiri Wakil Gubernur Maluku, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Maluku, Forkopimda Maluku atau yang mewakili, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, pimpinan perguruan tinggi, staf ahli Gubernur, para asisten Sekda serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Maluku. (F64)
