
Ambon, Fakta64.com — Pengurus Wilayah Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Maluku bersama pengurus PDGI Cabang Ambon, Maluku Tengah, dan Buru resmi dilantik di Santika Hotel, Jumat (10/4/2026). Pelantikan puluhan pengurus tersebut dipimpin langsung Ketua Pengurus Besar (PB) PDGI, drg. Usman Sumantri, MSc.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan agenda ilmiah tahunan The 10th Amboina Dentistry Scientific Meeting (ADSM) ke-X yang menjadi wadah peningkatan kapasitas dan pengetahuan bagi para dokter gigi di Maluku.
Mewakili Gubernur Maluku, Wakil Gubernur Abdullah Vanath, menegaskan, bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat.
“Momentum ini harus dimaknai sebagai langkah awal untuk menghadirkan pelayanan kesehatan gigi yang semakin berkualitas, profesional, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ucap Wagub di Santika Hotel, Jumat (10/4/2026).
Wagub, menekankan, bahwa perkembangan ilmu kedokteran gigi yang pesat menuntut tenaga medis untuk terus meningkatkan kompetensi dan mengikuti perkembangan global. Namun demikian, penerapan ilmu tersebut harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat lokal, khususnya di wilayah kepulauan seperti Maluku.
Dalam kesempatan itu, pemerintah juga berharap PDGI Maluku dapat menjadikan forum ilmiah sebagai sarana peningkatan kompetensi, memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah, serta menghadirkan inovasi layanan kesehatan yang adaptif terhadap kondisi geografis.
“Inovasi seperti pemanfaatan teknologi dan layanan jemput bola sangat penting untuk memastikan akses kesehatan yang merata hingga ke daerah terpencil,” ujar Wagub.
Pemerintah Provinsi Maluku, lanjutnya, berkomitmen mendukung pembangunan sektor kesehatan, termasuk peningkatan profesionalisme dokter gigi sebagai bagian penting dalam mewujudkan masyarakat sehat dan sejahtera.
Ia juga mengingatkan pentingnya dokumentasi organisasi sebagai bagian dari rekam jejak sejarah di masa depan.
Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah PDGI Maluku, drg. Wendy Pelupessy, berharap kepengurusan baru dapat memperluas jangkauan layanan kesehatan gigi hingga ke kabupaten/kota, terutama di daerah yang masih kekurangan tenaga dokter gigi.
“Kita berharap dengan adanya cabang-cabang ini bisa lebih meningkatkan pelayanan, terkhusus pelayanan gigi kepada masyarakat,” ungkapnya.
Wendy mengungkapkan, saat ini persebaran dokter gigi masih terpusat di Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah, sehingga sejumlah wilayah lain belum terlayani secara optimal. Kehadiran pengurus cabang di berbagai daerah diharapkan mampu mendorong pemerataan tenaga kesehatan.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah melalui dinas kesehatan untuk memastikan distribusi dokter gigi lebih merata, terutama di wilayah kepulauan dengan akses terbatas. Selain itu, keberadaan program studi kedokteran gigi yang mulai menerima mahasiswa sejak tahun lalu dinilai menjadi harapan baru.
“Lulusan lokal diyakini memiliki peluang lebih besar untuk kembali mengabdi di daerah asal,” tuturnya.
Namun, Wendy mengakui tantangan tetap ada, terutama bagi tenaga dokter gigi dari luar daerah yang sulit bertahan tanpa dukungan insentif memadai.
Ia juga menyinggung program penugasan khusus seperti Nusantara Sehat yang selama ini membantu mengisi kekosongan tenaga medis di daerah terpencil, meski sifatnya sementara.
“Peran dinas kesehatan sangat krusial untuk memetakan kebutuhan di tiap daerah dan mengusulkan penempatan tenaga melalui Kementerian Kesehatan,” pungkasnya. (F64)
