
Ambon, Fakta64.com — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, kian meresahkan warga.
Kebakaran yang terjadi dalam beberapa hari terakhir itu dilaporkan turut menghanguskan rumah warga dan mengganggu aktivitas masyarakat. Di tengah situasi tersebut, Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, turun langsung memantau proses pemadaman, Sabtu (11/10/2026).
Berdasarkan rekaman video amatir, Bodewin terlihat berada di lokasi kebakaran saat satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) disiagakan. Sejumlah petugas berjibaku menyemprotkan air ke titik api untuk mencegah kebakaran meluas.
Bodewin bahkan sesekali naik ke atas mobil Damkar guna memantau langsung proses pemadaman dan kondisi di sekitar lokasi kebakaran.
Kebakaran berulang di kawasan tersebut diduga berkaitan dengan aksi pembakaran lahan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Selain mengancam kawasan hutan dan lahan, kobaran api juga dilaporkan membakar rumah warga, sementara asap yang menyebar memicu kekhawatiran terhadap risiko gangguan kesehatan.
Situasi ini menuntut penanganan cepat, tidak hanya untuk memadamkan api, tetapi juga mencegah kebakaran kembali terjadi. Dugaan pembakaran lahan perlu ditelusuri agar penyebab kebakaran dapat dipastikan dan pihak yang bertanggung jawab bisa dimintai pertanggungjawaban.
Pemantauan langsung oleh Wali Kota menjadi bagian dari upaya penanganan di lapangan. Namun, perlindungan warga dari ancaman karhutla juga membutuhkan pengawasan kawasan rawan, langkah pencegahan, serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran jika terbukti terjadi pelanggaran. (F64)
