
Ambon, Fakta64.com – Insiden pohon tumbang kembali terjadi di Kota Ambon dan menyebabkan korban luka. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapaha, wilayah Tantui Bawah, Kecamatan Sirimau, Desa Batumerah, pada Selasa malam (28/4) sekitar pukul 19.01 WIT.
Kejadian bermula ketika sebuah pohon berukuran besar tiba-tiba tumbang dan menimpa area di sekitar lokasi. Saat itu, aktivitas warga di kawasan TMP masih berlangsung sehingga sejumlah orang tidak sempat menghindar.
Dugaan sementara, tumbangnya pohon dipicu oleh faktor cuaca serta usia pohon yang sudah tua. Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak terkait.
Laporan pertama diterima petugas bernama Robi Sitania pada pukul 19.01 WIT. Laporan tersebut segera diteruskan kepada komandan regu yang bertugas untuk ditindaklanjuti.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Ambon pun langsung merespons cepat dengan mengerahkan personel ke lokasi kejadian.
Akibat insiden tersebut, tiga warga dilaporkan menjadi korban. Dua orang mengalami luka ringan, sementara satu korban lainnya menderita cedera serius berupa patah tulang belakang.
Warga sekitar yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan awal dan mengevakuasi para korban menggunakan kendaraan seadanya ke fasilitas kesehatan terdekat.
Satu korban diketahui dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Ambon, sedangkan dua lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Ambon. Hingga berita ini diturunkan, seluruh korban masih menjalani perawatan intensif.
Dalam penanganan di lapangan, Damkar Kota Ambon menurunkan enam personel dengan dukungan tiga unit kendaraan roda dua. Tim segera melakukan evakuasi material pohon serta memastikan lokasi aman dari potensi bahaya lanjutan. Proses evakuasi berlangsung cepat meski terkendala kondisi gelap dan posisi pohon yang melintang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Alfredo J. Hehamahua, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. Ia menegaskan bahwa tim langsung bergerak begitu menerima laporan.
“Begitu laporan kami terima, tim langsung ke lokasi untuk evakuasi. Kami fokus pada penanganan korban dan pembersihan material pohon agar tidak membahayakan masyarakat,” ucapnya saat di konfirmasi lewat telepon.
Ia juga menekankan pentingnya respons cepat dalam setiap kejadian darurat serta mengapresiasi warga yang sigap membantu evakuasi awal korban.
Selain itu, ia, mengimbau, masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Ia meminta, warga segera melaporkan jika menemukan pohon tua atau berpotensi tumbang agar dapat ditangani lebih awal.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, khususnya saat hujan deras dan angin kencang. Jika ada pohon yang berpotensi tumbang, segera laporkan,” tambahnya.
Saat ini, kondisi di lokasi TMP Kapaha telah dinyatakan aman dan aktivitas warga kembali normal. Meski demikian, kejadian ini masih menyisakan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat akan pentingnya mitigasi risiko bencana di wilayah perkotaan, khususnya terkait pohon tumbang.
Sinergi antara pemerintah dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh menghadapi potensi bencana. (F64)
