
Ambon, Fakta64.com – SMA Negeri 5 Ambon mencatat capaian penting dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi. Sekolah tersebut dinyatakan lulus dan ditetapkan sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) setelah melewati serangkaian tahapan seleksi, mulai dari persiapan, pengajuan, verifikasi hingga wawancara.
Pencapaian ini menjadi bagian dari komitmen SMA Negeri 5 Ambon untuk memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus mendorong transformasi digital di lingkungan sekolah.
Plt. Kepala SMA Negeri 5 Ambon, Maria Gurety Dumatubun, mengatakan proses menuju status KSRG tidak berlangsung instan. Tahapan tersebut diawali dengan dorongan dan komitmen sekolah untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran maupun pengelolaan sekolah.
Menurutnya, berbagai praktik baik yang telah diterapkan, khususnya melalui pemanfaatan Google for Education dan Google Workspace for Education, menjadi salah satu modal penting dalam proses pengajuan.
“Sekolah kemudian mempersiapkan berbagai data, dokumen, program, serta praktik pembelajaran yang menggambarkan kesiapan sekolah dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis teknologi secara kolaboratif dan berkelanjutan,” kata Maria saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (29/9/2026).
Dijelaskan, setelah seluruh persyaratan dipenuhi, SMA Negeri 5 Ambon resmi mengajukan diri sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google. Pengajuan tersebut kemudian memasuki tahapan penilaian dan verifikasi untuk mengukur kesiapan sekolah dari berbagai aspek. Aspek yang dinilai antara lain kepemimpinan sekolah, kompetensi guru dan tenaga kependidikan, pemanfaatan teknologi, budaya kolaborasi hingga keberlanjutan program transformasi digital.
Menurutnya, tahap wawancara menjadi salah satu fase penting dalam proses tersebut. Pada tahapan ini, pihak sekolah berkesempatan memaparkan secara langsung berbagai program, inovasi, praktik baik dan pengalaman pemanfaatan teknologi yang telah dijalankan.
“Wawancara tersebut juga menjadi momentum bagi sekolah untuk menunjukkan komitmen dalam berbagi praktik baik dan menjadi bagian dari komunitas sekolah yang mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi,” jelasnya.
Setelah melewati seluruh rangkaian proses, termasuk tahapan wawancara, SMA Negeri 5 Ambon akhirnya menerima kabar bahwa sekolah tersebut dinyatakan lulus dan ditetapkan sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google.
“Pencapaian ini menjadi sebuah kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas dan konsistensi dalam pemanfaatan teknologi untuk pendidikan,” ujarnya.
Dengan capaian tersebut, SMA Negeri 5 Ambon menjadi salah satu sekolah di Kota Ambon yang berhasil melalui proses KSRG, bersama SMA Negeri 1 Ambon dan SMA Negeri 2 Ambon.
Maria menegaskan, status KSRG tidak sekadar dipandang sebagai sebuah predikat, tetapi menjadi bentuk pengakuan terhadap komitmen sekolah dalam membangun budaya belajar yang inovatif, kolaboratif, kreatif dan berbasis teknologi.
Ke depan, status tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi SMA Negeri 5 Ambon untuk memperluas transformasi digital, meningkatkan kompetensi guru dan peserta didik, memperkuat jejaring kolaborasi serta membagikan praktik baik kepada sekolah lain.
“Dengan semangat belajar, berkolaborasi, dan berbagi, SMA Negeri 5 Ambon berkomitmen untuk terus bergerak maju menghadirkan pendidikan yang relevan dengan tantangan zaman dan mempersiapkan generasi muda yang unggul, berkarakter, inovatif, dan berwawasan global,” pungkasnya. (F64)
