
Ambon, Fakta64.com — Menyongsong peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMA Negeri 3 Maluku Tengah menggelar Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang melibatkan seluruh siswa dan tenaga pendidik.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang memeriahkan momentum kemerdekaan, tetapi juga dimanfaatkan sekolah untuk memperkuat kebersamaan serta membangun semangat siswa sebelum menghadapi agenda akademik penting.
Kepala SMA Negeri 3 Maluku Tengah, Jolanda Koda, S.Pd., M.Pd., mengatakan, Porseni melibatkan seluruh siswa kelas X, XI dan XII. Sejumlah perlombaan olahraga disiapkan, di antaranya gawang mini dan bola voli.
“Pelaksanaan kegiatan 17 Agustus melibatkan seluruh siswa dari kelas 10, kelas 11 dan kelas 12,” katanya diruang kerjanya, beberapa waktu lalu .
Tak hanya siswa, para guru, kata dia, wakil kepala sekolah hingga tenaga Tata Usaha (TU) juga ikut ambil bagian. Mereka mengikuti sejumlah kegiatan yang dikemas untuk menguji kekompakan, termasuk “Uji Kekompakan” dan “Goyang Racik Kuah” yang dibentuk berdasarkan rumpun mata pelajaran.
Keterlibatan guru dan tenaga kependidikan ini menjadi bagian penting dari Porseni. Sekolah ingin menjadikan perayaan kemerdekaan bukan sekadar seremoni, tetapi juga ruang membangun solidaritas antara siswa, guru dan seluruh keluarga besar SMA Negeri 3 Maluku Tengah.
Di sisi lain, sekolah mulai mengarahkan perhatian pada persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.
Ia menegaskan, siswa kelas XII harus mulai mempersiapkan diri secara serius menghadapi tes tersebut. Namun, berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam wawancara, jumlah siswa kelas XII tercatat 110 siswa.
“Harapannya anak-anak tetap sehat untuk mengikuti TKA dan nilai yang didapatkan bisa maksimal dari SMA 3 Maluku Tengah,” ujarnya.
Sekolah berharap rangkaian kegiatan menyambut HUT Kemerdekaan dapat memberikan energi positif bagi para siswa. Setelah menikmati momentum Porseni, siswa kelas XII diharapkan kembali fokus pada persiapan akademik agar mampu memberikan hasil terbaik bagi sekolah.
Porseni pun menjadi momentum untuk menyatukan semangat: merayakan kemerdekaan dengan kebersamaan, sekaligus menatap tantangan akademik dengan kesiapan. (F64)
