
Ambon, Fakta64.com — Hampir dua tahun memimpin SMA Negeri 3 Maluku Tengah, Kepala Sekolah Jolanda Koda, S.Pd., M.Pd., terus mendorong pembenahan di berbagai sektor, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan karakter siswa, hingga perbaikan sarana dan lingkungan sekolah.
Jolanda mulai menjabat sebagai Kepala SMA Negeri 3 Maluku Tengah sejak September 2024.
Sejak saat itu, ia mengaku membangun perubahan sekolah dengan mengedepankan kerja sama antara guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta masyarakat.
“Untuk dua tahun ini, banyak yang sudah dibuat untuk perubahan pada SMA 3 Maluku Tengah,” katanya kepada media ini diruang kerjanya, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, perubahan tidak hanya diarahkan pada aspek fisik sekolah, tetapi juga pada peningkatan mutu pendidikan. Sekolah terus diarahkan menjadi lingkungan pendidikan yang lebih maju, berkualitas, berkarakter, dan mampu mencetak siswa berprestasi.
Di bidang akademik, ia, memastikan kegiatan pembelajaran berjalan sesuai kalender pendidikan dan petunjuk teknis yang ditetapkan Dinas Pendidikan. Proses belajar mengajar di dalam kelas juga terus dipantau, termasuk melalui pelaksanaan supervisi.
Persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) juga telah dilakukan pihak sekolah sebagai bagian dari upaya memastikan siswa memiliki kesiapan menghadapi tahapan evaluasi pendidikan.
Tak hanya akademik, SMA Negeri 3 Maluku Tengah juga mencatat sejumlah capaian di bidang nonakademik. Sejumlah siswa terlibat dalam kegiatan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), termasuk siswa kelas XI yang terpilih mengikuti Paskibraka tingkat kabupaten.
Prestasi lainnya datang dari ajang Olimpiade Sains PKN di Bali. SMA Negeri 3 Maluku Tengah juga mencatat prestasi tingkat nasional, termasuk meraih juara pertama dan kedua dalam bidang Bahasa Indonesia.
“Bisa ikut Olimpiade Sains PKN di Bali, mewakili nasional dari Kota Ambon. Sekolah kami mendapat juara satu dan juara dua tingkat nasional untuk Bahasa Indonesia,” ungkapnya.
Benahi Fasilitas dan Lingkungan Sekolah
Selain meningkatkan prestasi siswa, pembenahan wajah sekolah menjadi salah satu perhatian utama Jolanda selama menjabat.
Dirimya, menjelaskan, perbaikan fasilitas dilakukan dengan menyesuaikan dukungan anggaran yang diberikan pemerintah melalui Kementerian. Dana tersebut diarahkan untuk memperbaiki sejumlah gedung, ruang belajar, hingga lingkungan sekolah.
“Kami bekerja sesuai dana yang diberikan oleh Kementerian, memperbaiki semua gedung-gedung, ruang-ruang, bahkan lingkungan sekolah untuk menjadi lingkungan yang ramah dan bersih,” jelasnya.
Ia menilai, peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat hanya bertumpu pada proses belajar mengajar. Lingkungan sekolah yang bersih, nyaman dan layak juga menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang mendukung perkembangan siswa.
Dengan berbagai pembenahan tersebut, SMA Negeri 3 Maluku Tengah berupaya menjaga kesinambungan antara peningkatan mutu akademik, pengembangan bakat dan karakter siswa, serta pembenahan fasilitas pendidikan.
Memasuki tahun ketiga kepemimpinannya, tantangan bagi dirinya dan seluruh jajaran sekolah bukan hanya mempertahankan capaian yang telah diraih, tetapi juga memastikan perubahan tersebut terus berkembang dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas lulusan SMA Negeri 3 Maluku Tengah. (F64)
