
Ambon, Fakta64.com – Pemerintah Kota Ambon bersama Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Ambon dalam kondisi aman dan mencukupi, meskipun terjadi peningkatan konsumsi dalam beberapa hari terakhir.
Distribusi BBM dari Integrated Terminal Wayame Ambon disebut terus berjalan optimal guna menjamin pelayanan pengisian di seluruh SPBU.
Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, mengatakan, bahwa pihaknya telah mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat dengan menambah suplai secara signifikan.
“Stok kami dalam kondisi aman. Bahkan saat terjadi lonjakan konsumsi pada Senin (30/3), kami mampu menambah suplai hingga sekitar 60 persen dari rata-rata harian, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ucapnya dalam rilis yang diterima media ini, Selasa, (31/3/2026).
Ia, menegaskan, bahwa antrean di sejumlah SPBU bukan disebabkan oleh kelangkaan BBM, melainkan meningkatnya permintaan dalam waktu bersamaan. Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.
“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan. Pastikan juga informasi yang diterima telah terverifikasi agar tidak memicu kepanikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, turut menegaskan bahwa stok BBM di Kota Ambon tersedia dan dalam kondisi cukup.
Bodewin, meminta masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Jika ada kabar mengenai kelangkaan BBM, kami pastikan itu tidak benar. Stok BBM tersedia dan mencukupi. Jangan terpengaruh isu yang menyesatkan,” Bodewin.
Bodewin juga mengingatkan warga agar tidak melakukan pembelian dalam jumlah besar yang justru dapat memperparah antrean di SPBU.
“Kami harap masyarakat tetap tenang dan membeli BBM secukupnya. Tidak perlu panik, karena hal itu justru bisa menimbulkan masalah baru,” ungkap Bodewin.
Lebih lanjut, pemerintah mengajak masyarakat berperan aktif dalam memutus penyebaran informasi palsu dengan menyampaikan informasi yang benar di lingkungan masing-masing.
Pemerintah, kata dia, akan selalu menyampaikan kebijakan resmi secara terbuka kepada publik.
“Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, termasuk BBM. Mari kita lawan hoaks dengan informasi yang benar,” pungkas Bodewin. (F64)
