
Ambon, Fakta64.com – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, secara resmi membuka sampul Ujian Sekolah tingkat SMA/sederajat di SMA Negeri 2 Ambon, Senin (13/04/2026), sebagai tanda dimulainya pelaksanaan ujian bagi siswa kelas XII.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, kepala sekolah, dewan guru, peserta didik, serta panitia pelaksana ujian.
Dalam sambutannya, Gubernur, menegaskan, bahwa ujian sekolah bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi memiliki peran strategis sebagai penentu kelulusan sekaligus gerbang bagi siswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja.
“Ujian sekolah adalah instrumen utama dalam menentukan kelulusan siswa setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun. Ini merupakan bentuk akuntabilitas publik sekolah dalam memastikan peserta didik telah memenuhi standar kompetensi lulusan,” ucapnya Lewerissa.
Gubernur, menambahkan, hasil ujian sekolah juga menjadi indikator penting bagi Pemerintah Provinsi Maluku dalam memetakan kualitas pendidikan di daerah.
Pemerintah, kata dia, terus berkomitmen mendorong pemerataan mutu pendidikan, baik di wilayah perkotaan maupun pelosok.
Gubernur juga menekankan pentingnya integritas dalam pelaksanaan ujian.
Menurut Gubernur, kejujuran harus menjadi nilai utama yang dijunjung tinggi oleh setiap peserta didik.
“Nilai tinggi itu penting, tetapi kejujuran jauh lebih utama. Pemimpin Maluku ke depan adalah mereka yang memiliki karakter kuat dan integritas tinggi,” tegas Gubernur.
Lebih lanjut, Gubernur, menjelaskan bahwa nilai ujian sekolah memiliki peran strategis sebagai syarat administrasi untuk melanjutkan pendidikan, baik melalui jalur SNBP, SNBT, maupun jalur mandiri, serta untuk seleksi TNI/Polri, sekolah kedinasan, hingga dunia kerja.
Dalam konteks peningkatan kualitas pendidikan, ujian sekolah juga menjadi momentum untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa, sejalan dengan upaya peningkatan capaian Program for International Student Assessment (PISA) dan rapor pendidikan daerah.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur turut berpesan kepada para guru dan pengawas ujian agar menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab, serta menciptakan suasana ujian yang tertib, aman, dan kondusif.
“Laksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan kasih sayang, sehingga anak-anak kita dapat mengeluarkan kemampuan terbaik mereka,” pungkasnya. (F64)
