
Ambon, Fakta64.com – Pertamina Patra Niaga bersama tim lintas sektoral turun langsung mengecek ketersediaan dan proses penyaluran BBM subsidi di Kota Ambon.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan serta mencegah praktik penyalahgunaan oleh oknum konsumen.
Pengecekan tersebut melibatkan Dinas ESDM Provinsi Maluku, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon, Dinas Perhubungan Kota Ambon, serta Kepolisian Resor Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menegaskan, bahwa Pertamina terus menjaga keandalan pasokan BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, di seluruh SPBU.
“Pertamina terus memastikan ketersediaan BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, di seluruh SPBU agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Untuk menjaga keandalan pasokan, penyaluran BBM dari terminal BBM ke SPBU dilakukan secara optimal, termasuk pada malam hingga dini hari, sehingga stok seluruh produk tetap terjaga,” katanya dalam rilis yang diterima media ini, Kamis, (18/6/2026).
Menurutnya, selain memastikan ketersediaan stok, Pertamina juga menekankan pentingnya kepatuhan SPBU terhadap standar operasional prosedur pelayanan dan penyaluran BBM.
Hal itu mencakup aspek keselamatan serta tata kelola penyaluran BBM subsidi agar lebih transparan dan tepat sasaran.
Dijelaskan,, penyaluran BBM subsidi wajib mengikuti ketentuan program Subsidi Tepat melalui penggunaan QR Code, baik untuk Pertalite maupun Solar.
“Untuk BBM subsidi, aturannya sudah jelas. Ada penerapan QR Code Subsidi Tepat untuk Pertalite dan Solar. SPBU wajib melaksanakan ketentuan ini. Jika tidak dilakukan, tentu ada pembinaan terhadap SPBU. Untuk oknum konsumen yang terindikasi melanggar, kami serahkan penanganannya kepada pihak berwenang sesuai indikasi penyelewengan yang dilakukan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon, Herman Semmy Tetelepta, mengatakan, hasil pengecekan di SPBU 83.971.01 Pohon Pule menunjukkan situasi masih kondusif. Meski demikian, pihaknya mencatat adanya peningkatan konsumsi terhadap produk BBM subsidi.
“Kita lihat memang ada sedikit perubahan pola konsumsi masyarakat untuk BBM subsidi. Karena itu, pengecekan dan sidak lintas sektoral seperti ini menjadi penting untuk melihat kecukupan serta ketersediaan stok di SPBU dalam melayani pembelian masyarakat,” ujarnya.
Dia menambahkan, pengawasan rutin akan terus dilakukan untuk menekan potensi penyelewengan BBM subsidi oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Menurutnya, praktik semacam itu dapat merugikan masyarakat yang benar-benar berhak dan membutuhkan BBM subsidi untuk aktivitas harian maupun kegiatan ekonomi.
“BBM subsidi ini disediakan untuk masyarakat yang berhak. Jangan sampai tindakan oknum dengan berbagai modus, seperti tangki modifikasi, plat nomor palsu, atau penggunaan barcode lebih dari satu, justru merugikan masyarakat. Karena itu, pengecekan bersama ini penting dilakukan secara rutin agar Pertamina, instansi terkait, dan aparat penegak hukum dapat bergerak bersama mengawasi penyaluran BBM subsidi,” tutupnya.
Pertamina Patra Niaga bersama instansi terkait juga mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan energi dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Untuk informasi terkait layanan dan produk Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (F64)
