
Ambon, Fakta64.com – Dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali mengganggu konektivitas udara. Sebanyak enam penerbangan rute Jakarta–Ambon dan Ambon–Jakarta dibatalkan pada Senin (7/9/2026), menyusul perpanjangan penutupan sementara sejumlah bandara, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Pattimura Ambon mencatat, pembatalan enam penerbangan tersebut berdampak terhadap 742 penumpang. Penutupan sementara atau Aerodrome Closed di sejumlah bandara hingga pukul 18.00 WIB dilakukan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berpotensi mengganggu keselamatan operasional penerbangan.
General Manager Bandara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, mengatakan, dampak penutupan Bandara Soekarno-Hatta berdasarkan NOTAM AirNav Indonesia langsung berimbas terhadap penerbangan dari dan menuju Ambon.
“Dampak penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta sesuai NOTAM AirNav Indonesia berimbas langsung pada penerbangan dari dan menuju Ambon. Penanganan penumpang terus kami lakukan di Bandara Pattimura melalui implementasi Service Recovery Activation yang disesuaikan dengan kebutuhan di terminal,” katanya dalam rilia yang diterima media ini, Senin, (7/9/2026).
Menurutnya, pihak bandara telah mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) sebagai langkah penanganan terhadap penumpang terdampak, termasuk menyiagakan petugas untuk memberikan asistensi di terminal.
Dijelaskan, adapun tiga penerbangan kedatangan dari Jakarta yang dibatalkan yakni Batik Air ID6170 dengan jadwal tiba pukul 06.00 WIT dan membawa 66 penumpang, Citilink QG210 pukul 07.15 WIT dengan 128 penumpang, serta Garuda Indonesia GA646 pukul 15.20 WIT dengan 132 penumpang.
Sementara tiga penerbangan keberangkatan dari Ambon menuju Jakarta yang batal adalah Citilink QG211 pukul 07.45 WIT dengan 121 penumpang, Batik Air ID6171 pukul 12.20 WIT dengan 145 penumpang, dan Garuda Indonesia GA647 pukul 16.15 WIT dengan 150 penumpang.
Angkasa Pura Indonesia memastikan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memantau perkembangan kondisi penerbangan.
Calon penumpang juga diimbau untuk terus memantau status penerbangan melalui kanal resmi masing-masing maskapai sebelum menuju bandara.
Untuk informasi kebandaraudaraan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports 172. (F64)
