
Ambon, Fakta64.com – Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie, secara resmi membuka Rapat Komite Pengarah Program INOVASI Fase 3 Provinsi Maluku ke-3 yang berlangsung di Hotel Santika Ambon, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Upaya Perbaikan Kualitas Pembelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar Anak-anak melalui Peran Ekosistem Pendidikan di Daerah” itu menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi peningkatan mutu pendidikan di Maluku.
Dalam sambutannya, Sadali menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Ia mengapresiasi kerja sama bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia melalui Program INOVASI yang dinilai telah memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Maluku.
“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Maluku, saya mengapresiasi semangat kerja sama bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia yang diwujudkan melalui Program INOVASI untuk mendorong perubahan positif dalam dunia pendidikan di Maluku,” ujarnya.
Menurut Sadali, sejumlah program pendidikan seperti SKALA, Inklusi, dan INOVASI Fase 3 telah membantu masyarakat dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin cepat.
Ia menilai tantangan terbesar ke depan adalah memastikan para guru dan tenaga kependidikan memiliki kemampuan literasi digital yang memadai.
“Tantangan terbesar yang akan kita hadapi adalah bagaimana memastikan guru dan tenaga kependidikan melek teknologi. Saya berharap Program INOVASI Fase 3 dapat meningkatkan kompetensi guru dalam penggunaan teknologi dalam pembelajaran,” tegasnya.
Sadali juga menekankan pentingnya penguatan literasi, numerasi, dan pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam membangun sistem pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan dasar akan sangat menentukan kualitas pendidikan pada jenjang berikutnya sehingga diperlukan sinergi kuat antar tingkatan pemerintahan.
“Melalui rapat komite pengarah ini, kita diharapkan dapat memperkuat komitmen dan sinergi dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berkeadilan sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan di Provinsi Maluku,” ungkapnya.
Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek, Toni Toharudin, perwakilan pemerintah kabupaten/kota, jajaran Kementerian Agama, perwakilan DFAT, perguruan tinggi, hingga sejumlah lembaga pendidikan dan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku. (F64)
