
Ambon, Fakta64.com – Setelah melalui proses seleksi terbuka yang berlangsung selama lebih dari tiga bulan, Roberd Sapulette akhirnya resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam prosesi yang berlangsung di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota Ambon, Selasa (21/7/2026).
Pelantikan tersebut menandai berakhirnya kekosongan jabatan Sekda definitif sekaligus menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Ambon untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan percepatan pelaksanaan program prioritas daerah.
Pengangkatan Roberd Sapulette didasarkan pada Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 28474-R-AK.02.03-SD-F-2026 tentang rekomendasi hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Kota Ambon, serta Keputusan Wali Kota Ambon Nomor 554 Tahun 2026 tentang pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Kota Ambon.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Panitia Seleksi dan Pemerintah Provinsi Maluku yang dinilai telah mengawal seluruh proses seleksi secara profesional.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Sekda Provinsi Maluku beserta seluruh Panitia Seleksi yang telah bekerja luar biasa, sehingga hari ini Kota Ambon memiliki Sekretaris Daerah definitif,” kata Bodewin.
Ia menegaskan, sejak awal Pemerintah Kota Ambon berkomitmen menjalankan proses seleksi secara transparan, objektif, dan berbasis merit system, bahkan membuka ruang partisipasi publik sebagai bentuk akuntabilitas.
Menurutnya, masukan masyarakat bukan untuk mengintervensi kewenangan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), melainkan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan figur terbaik yang akan memimpin birokrasi Kota Ambon.
“Seluruh mekanisme telah kami jalankan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kami juga berupaya membuka proses ini setransparan mungkin kepada publik,” tegasnya.
Bodewin juga memberikan penghargaan kepada dua peserta seleksi lainnya, yakni Apries Benel Gaspersz, Steven Dominggus, dan Richard Luhukay, yang dinilai telah menunjukkan kompetensi terbaik selama tahapan seleksi berlangsung.
Kepada Roberd Sapulette, Wali Kota menitipkan lima tugas utama yang harus menjadi prioritas dalam memimpin birokrasi Kota Ambon.
Pertama, mengoordinasikan jalannya pemerintahan melalui sinergi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kedua, memastikan seluruh kebijakan dan program prioritas pemerintah berjalan efektif sesuai visi dan misi daerah.
Ketiga, menjadi teladan bagi seluruh aparatur sipil negara. Keempat, membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Kelima, menjaga sinergi dengan Pemerintah Provinsi Maluku maupun Pemerintah Pusat agar seluruh kewajiban daerah dapat terlaksana dengan baik.
“Jabatan itu adalah amanah dan anugerah Tuhan. Gunakanlah jabatan ini sebaik-baiknya agar menjadi berkat bagi banyak orang,” pesan Bodewin menutup sambutannya.
Dengan pelantikan Roberd Sapulette sebagai Sekda definitif, Pemerintah Kota Ambon berharap roda pemerintahan semakin solid, koordinasi antarperangkat daerah semakin efektif, serta agenda reformasi birokrasi dan pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal.
Hadir dalam pelantikan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Sadali Ie selaku Ketua Panitia Seleksi, Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta, Ketua DPRD Kota Ambon Mourits Tamaela, jajaran Forkopimda, anggota panitia seleksi, Ketua TP PKK Kota Ambon Lisa Wattimena, Ketua Dharma Wanita Persatuan Saartje Sapulette, serta sejumlah tamu undangan. (F64)
