
Ambon, Fakta64.com – Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, turut mengapresiasi pembukaan gerai pertama Mie Gacoan di Kota Ambon.
Ia menyampaikan selamat kepada manajemen Mie Gacoan atas hadirnya investasi baru di sektor kuliner tersebut.
Menurutnya, kehadiran Mie Gacoan menjadi sinyal positif bahwa Kota Ambon semakin dilirik sebagai daerah dengan iklim investasi yang kondusif, terbuka, dan terus berkembang.
“Investasi seperti ini bukan hanya menghadirkan destinasi kuliner baru, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata melalui terbukanya lapangan pekerjaan, khususnya bagi generasi muda Kota Ambon,” ujarnya.
Ia mengatakan, Pemerintah Kota Ambon mengapresiasi komitmen Mie Gacoan yang menyerap tenaga kerja lokal dalam operasional gerai tersebut.
Dijelaskan, komitmen itu dapat terus dijaga sehingga kehadiran perusahaan benar-benar memberi manfaat bagi putra-putri daerah.
“Penyerapan tenaga kerja menjadi salah satu langkah penting dalam menekan angka pengangguran sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kota Ambon akan terus menciptakan iklim usaha yang sehat, memberikan kemudahan pelayanan perizinan, serta mendorong setiap investasi agar memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan pemberdayaan sumber daya manusia,” ungkapnya.
Ia juga berharap Mie Gacoan dapat membangun sinergi dengan pelaku UMKM lokal, termasuk melalui pemanfaatan produk-produk daerah apabila memungkinkan.
Dia menambahkan, kolaborasi antara investor dan pelaku usaha lokal penting agar dampak ekonomi tidak hanya berhenti pada pembukaan lapangan kerja, tetapi juga bergerak ke rantai ekonomi masyarakat.
Selain itu, ia mengajak masyarakat mendukung kehadiran investasi baru dengan menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan usaha.
Kepada pihak manajemen, ia juga mengingatkan, agar operasional gerai tetap mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, termasuk aspek keamanan, ketertiban, dan lalu lintas di sekitar lokasi usaha.
“Semoga kehadiran Mie Gacoan menjadi simbol optimisme bahwa Kota Ambon merupakan kota yang inklusif, kompetitif, dan mampu membuka lebih banyak kesempatan kerja melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” tutupnya. (F64)
