
Ambon, Fakta64.com – Hubungan antara prajurit aktif dan purnawirawan TNI Angkatan Laut di Maluku kembali diperkuat. Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX menegaskan pentingnya menjaga komunikasi lintas generasi sebagai bagian dari kesinambungan nilai-nilai pengabdian dan perjuangan di lingkungan TNI AL.
Pesan itu mengemuka saat Asisten Personel (Aspers) Komandan Kodaeral IX, Kolonel Laut (KH) Rojilun, S.Pd., CTMP, mewakili Komandan Kodaeral IX Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., menerima kunjungan pengurus dan anggota Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) Maluku di Gedung Manggala Loka Kodaeral IX, Halong, Baguala, Kota Ambon, Selasa (11/8/2026).
Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi. Di balik pertemuan antara generasi yang masih aktif berdinas dan para senior yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya, terdapat pesan penting tentang bagaimana pengalaman, nilai perjuangan, serta semangat pengabdian tetap diwariskan dan menjadi bekal bagi generasi prajurit berikutnya.
Kolonel Laut (KH) Rojilun menyampaikan apresiasi sekaligus salam dari Komandan Kodaeral IX kepada seluruh pengurus dan anggota PPAL Maluku yang hadir.
“Kami menyampaikan apresiasi dan salam hangat kepada seluruh anggota PPAL yang berkenan hadir. Kunjungan ini menjadi kehormatan bagi kami untuk terus menjaga silaturahmi sekaligus belajar dari nilai-nilai pengabdian yang telah diwariskan para senior,” katanya dalam rilis yang diterima media ini, Selasa, (11/8/2026).
Menurutnya, Kodaeral IX berkomitmen mempertahankan komunikasi dan hubungan baik dengan keluarga besar purnawirawan TNI AL. Bagi institusi, keberadaan para purnawirawan tidak berhenti pada selesainya masa dinas, tetapi tetap menjadi bagian dari keluarga besar TNI Angkatan Laut.
Lebih jauh, pertemuan tersebut menjadi ruang untuk bertukar pengalaman sekaligus menyerap berbagai masukan dari para purnawirawan. Pengalaman panjang yang dimiliki para senior dinilai memiliki nilai strategis untuk menjadi bahan pembelajaran bagi prajurit aktif dalam menjalankan tugas.
Terlebih, tantangan menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perairan Maluku membutuhkan bukan hanya kemampuan profesional prajurit, tetapi juga keteguhan nilai, disiplin, serta pengalaman dalam membaca dinamika wilayah.
Kodaeral IX berharap hubungan antara prajurit aktif dan purnawirawan dapat terus dipelihara dan diperkuat. Soliditas lintas generasi dinilai penting untuk menjaga kesinambungan nilai-nilai perjuangan sekaligus memperkokoh semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pertemuan Kodaeral IX dan PPAL Maluku pun menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak berhenti ketika seragam dinas dilepas. Nilai, pengalaman, dan semangat yang diwariskan para senior tetap menjadi bagian penting dalam membentuk prajurit yang siap melanjutkan tugas menjaga laut dan kedaulatan Indonesia, khususnya di wilayah Maluku. (F64)
