
Ambon, Fakta64.com — Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Maluku, Alex Sariwati, membuka kegiatan OJK Maluku Bastori Triwulan II Tahun 2026, yang menjadi ruang dialog antara insan pers dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait perkembangan sektor jasa keuangan serta kondisi perekonomian Maluku.
Kegiatan tersebut turut diisi dengan sambutan Kepala Kantor OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady.
Dalam kesempatan itu, Haramain menyampaikan sejumlah gambaran mengenai perkembangan ekonomi dan sektor keuangan di Maluku, sekaligus memberikan materi terkait kondisi perekonomian spasial Maluku.
Pembahasan ekonomi spasial menjadi bagian penting dalam forum tersebut karena karakteristik wilayah Maluku yang merupakan daerah kepulauan dengan kondisi geografis dan struktur ekonomi yang berbeda antardaerah.
Melalui Bastori, OJK mendorong penguatan komunikasi dengan media agar informasi mengenai perkembangan ekonomi, industri jasa keuangan, kebijakan OJK, hingga berbagai tantangan ekonomi di daerah dapat tersampaikan secara lebih akurat kepada masyarakat.
Ketua PWI Maluku, Alex Sariwati, menegaskan pentingnya sinergi antara pers dan lembaga negara dalam menyajikan informasi publik yang berkualitas.
“Media memiliki peran strategis dalam mengawal perkembangan ekonomi daerah sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai sektor jasa keuangan,” katanya.
Sementara itu, pemaparan Haramain Billady memberikan gambaran bahwa membaca kondisi ekonomi Maluku tidak cukup hanya melalui angka agregat. Perbedaan karakteristik wilayah, aktivitas ekonomi, konektivitas, serta potensi masing-masing daerah perlu menjadi bagian dari analisis untuk melihat arah pembangunan ekonomi Maluku secara lebih utuh.
OJK Maluku Bastori Triwulan II 2026 pun menjadi momentum memperkuat keterbukaan informasi dan kolaborasi antara OJK dengan insan pers. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pemberitaan ekonomi yang tajam, berimbang, sekaligus mudah dipahami masyarakat. (F64)
