
Ambon, Fakta64.com – Sebanyak 97 lulusan Institut Agama Kristen Negeri Ambon resmi diwisudakan dalam Prosesi Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode Pertama Tahun 2026, yang digelar melalui Sidang Senat Terbuka di Auditorium IAKN Ambon, Jumat (24/4/2026).
Sidang senat tersebut dipimpin Ketua Senat IAKN Ambon, Jusuf Haries Kelelufna, dan dihadiri Rektor IAKN Ambon, Yance Z. Rumahuru, bersama jajaran anggota senat.
Para lulusan diwisudakan berdasarkan Keputusan Rektor IAKN Ambon Nomor 183 Tahun 2026 tertanggal 24 April 2026 yang ditandatangani langsung oleh rektor.
Rektor Yance Z. Rumahuru menjelaskan, jumlah lulusan pada periode kali ini mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 234 orang.
Menurut rektor, hal tersebut dipengaruhi oleh masa transisi kurikulum yang tengah berlangsung di lingkungan kampus.
“Penurunan ini disebabkan oleh masa transisi kurikulum. Pada kurikulum sebelumnya, pembelajaran teori ditempuh hingga semester tujuh, sementara praktik seperti KPL atau KKN dilakukan pada semester delapan, sehingga mahasiswa umumnya baru lulus pada semester sembilan,” ucap rektor kepada awak media usai membuka sidang senat terbuka, Jumat (24/4/2026).
Menurut rektor, penerapan kurikulum baru yang telah berjalan selama dua tahun terakhir justru mendorong percepatan masa studi mahasiswa, dengan target kelulusan dalam waktu tiga hingga empat tahun.
“Dalam satu tahun, wisuda dilaksanakan dua kali, yakni April dan Oktober. Biasanya periode pertama bisa mencapai sekitar 300 lulusan, namun kali ini hanya 97 orang. Wisuda ini juga menjadi momentum berakhirnya masa jabatan Rektor periode 2022–2026,” ungkap rektor.
Meski jumlah lulusan lebih sedikit, kata rektor, mengaku bangga terhadap capaian para wisudawan. Ia menyebut, sebagian besar lulusan, khususnya penerima beasiswa, berhasil menyelesaikan studi tepat waktu.
Selain itu, mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Papua, dinilai menunjukkan prestasi yang baik.
“Hal ini menjadi indikator keberhasilan penerapan sistem pembelajaran kombinasi, yakni 70 persen tatap muka (offline) dan 30 persen daring (online),” tutur rektor.
Sementara itu, ditempat yang sama, Ketua Senat IAKN Ambon, Jusuf Haries Kelelufna, merinci jumlah lulusan berdasarkan fakultas dan program studi.
“Untuk Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen jenjang Strata Satu tercatat sebanyak 39 lulusan, terdiri dari Program Studi Pendidikan Agama Kristen 20 orang, Bimbingan Konseling Kristen 7 orang, serta Pendidikan Kristen Anak Usia Dini 12 orang,” ungkapnya.
Selanjutnya, Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan meluluskan 23 orang, masing-masing dari Program Studi Teologi 9 orang, Pariwisata Agama dan Budaya 9 orang, serta Pastoral Konseling 5 orang. Sementara Fakultas Seni Keagamaan Kristen meluluskan 20 orang dari Program Studi Pendidikan Seni Musik.
Prosesi wisuda ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk melangkah ke jenjang berikutnya, sekaligus menandai komitmen kampus dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (F64)
