
Ambon, Fakta64.com — Literasi keuangan tidak lagi dipandang sebagai pengetahuan yang hanya penting bagi orang dewasa. Di tengah pesatnya perkembangan transaksi digital dan meningkatnya berbagai ancaman kejahatan finansial, pemahaman tentang cara mengelola uang kini mulai ditanamkan sejak bangku sekolah dasar.
Komitmen itu ditunjukkan PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) melalui program CIMB Niaga Goes to School di SD Negeri 4 Ambon, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan CIMB Niaga terhadap puncak Bulan Literasi Keuangan (BLK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2026, yang diikuti sekitar 200 siswa sekolah dasar di Kota Ambon.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wali Kota Ambon Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si, Kepala OJK Maluku Haramain Billady, Community Development Head CIMB Niaga Astrid Candrasari, Branch Manager Kantor Cabang CIMB Niaga Ambon Simon A.M. Gaspersz, serta jajaran CIMB Niaga di Ambon.
Program ini menjadi bagian dari kampanye nasional BLK 2026 yang digelar OJK bersama pelaku industri jasa keuangan, asosiasi sektor jasa keuangan, kementerian/lembaga, hingga OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (OJK PEDULI) sepanjang Mei hingga Agustus 2026.
Mengusung tema “Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas”, kampanye tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan secara bijak serta mengambil keputusan finansial yang tepat sesuai kebutuhan.
Tidak hanya itu, masyarakat juga didorong untuk semakin waspada terhadap berbagai ancaman kejahatan finansial yang berkembang di era digital, mulai dari investasi ilegal, pinjaman online ilegal, phishing hingga judi online yang dapat mengancam kondisi keuangan masyarakat.
Melalui CIMB Niaga Goes to School, para siswa diperkenalkan dengan pentingnya membangun kebiasaan menabung, menggunakan uang secara bijak, mengenal layanan perbankan, hingga memahami dasar-dasar pengelolaan keuangan dalam kehidupan sehari-hari.
Materi edukasi dikemas secara interaktif dan menyenangkan melalui permainan edukatif, sesi literasi keuangan, serta berbagai aktivitas pembelajaran yang disesuaikan dengan usia para peserta.
Langkah ini dinilai penting karena pendidikan finansial sejak dini dapat membentuk pola pikir generasi muda dalam memahami nilai uang dan pentingnya mengambil keputusan keuangan secara bertanggung jawab.
Sebelumnya, dalam kegiatan Puncak Bulan Literasi Keuangan bertajuk “Tour de Bank” di Kantor Cabang CIMB Niaga Graha CIMB Niaga, Jakarta, Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei menegaskan bahwa literasi keuangan merupakan keterampilan penting yang harus dibangun sejak usia dini.
“Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, generasi muda perlu memahami cara menabung serta beragam produk dan layanan keuangan, termasuk perbankan digital, sesuai kebutuhan. Karena itu, CIMB Niaga terus mendukung berbagai program edukasi keuangan untuk membantu masyarakat menjadi lebih cakap finansial sehingga dapat membangun kesejahteraan yang berkelanjutan dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas,” kata Fransiska dalam rilisnya yang diterima media ini, Sabtu (22/8/2026).
Program literasi tersebut, kata dia, sejalan dengan purpose CIMB Niaga, Advancing Customers and Society, melalui berbagai inisiatif edukasi yang bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak usia dini menjadi salah satu investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang lebih siap menghadapi perubahan dan tantangan ekonomi di masa mendatang.
Dijelaskan, Komitmen CIMB Niaga dalam memperluas literasi keuangan juga tidak berhenti bersamaan dengan berakhirnya Bulan Literasi Keuangan pada Agustus 2026. Hingga akhir tahun, CIMB Niaga berencana melanjutkan berbagai program edukasi keuangan bagi pelajar, mahasiswa dan tenaga pendidik di sejumlah daerah, di antaranya Banjarmasin, Balikpapan, Mataram dan Denpasar.
Diketahui, tak hanya menyasar dunia pendidikan, CIMB Niaga tahun ini juga memperluas program literasi dan inklusi keuangan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Di Ambon, upaya tersebut dijalankan melalui program Community Link #JadiBerkelanjutan, yang mencakup pendampingan kewirausahaan serta dukungan akses keuangan bagi pelaku UMKM untuk mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
Melalui berbagai program tersebut, CIMB Niaga berharap literasi keuangan tidak sekadar menjadi pengetahuan, tetapi berkembang menjadi kebiasaan hidup yang melekat sejak dini. Sebab, di tengah ekonomi digital yang terus berkembang, kemampuan mengelola keuangan secara cerdas menjadi salah satu bekal penting bagi generasi masa depan.
Dari ruang kelas di SD Negeri 4 Ambon, pesan itu kembali ditegaskan, generasi Indonesia Emas tidak hanya harus cerdas secara akademik, tetapi juga harus cakap dalam mengelola keuangan.
(F64)
