
Ambon, Fakta64.com – Abdullah Vanath resmi memegang kendali Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Maluku periode 2026–2029. Vanath dilantik sebagai Ketua DPW NasDem Maluku dalam rangkaian pelantikan dan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) II yang digelar di Pantai Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (27/9/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi NasDem Maluku untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan arah baru pergerakan partai di seluruh wilayah Maluku.
Tak hanya kepengurusan DPW, agenda tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Garnita Malahayati serta organisasi sayap Petani dan Nelayan NasDem Provinsi Maluku.
Pengangkatan Abdullah Vanath sebelumnya ditetapkan melalui keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem. Nama Vanath telah diumumkan sebagai Ketua DPW NasDem Maluku sejak Mei 2026.
Dalam pidatonya usai dilantik, Vanath, menegaskan, bahwa pemilihan Pantai Liang sebagai lokasi pelantikan bukan sekadar persoalan tempat.
Menurutnya, keputusan menggelar agenda partai di tengah kawasan masyarakat merupakan bagian dari upaya mendekatkan NasDem dengan warga.
“Alasan yang pertama adalah mendekatkan Partai NasDem dengan masyarakat,” ujar Vanath.
Ia menilai keberadaan partai tidak seharusnya hanya terasa di pusat pemerintahan atau ruang-ruang politik. Karena itu, pola serupa akan didorong dalam agenda konsolidasi NasDem di 11 kabupaten/kota se-Maluku, termasuk penguatan struktur hingga tingkat desa.
Konsolidasi Tak Hanya Soal Politik
Vanath juga menekankan bahwa kegiatan partai harus mampu memberikan dampak nyata terhadap masyarakat, termasuk dari sisi ekonomi.
Pantai Liang dipilih sebagai lokasi kegiatan dengan harapan aktivitas pelantikan turut menggerakkan usaha masyarakat setempat.
Bahkan, Vanath secara langsung meminta anggota legislatif NasDem dan seluruh kader yang hadir untuk berbelanja serta menggunakan jasa pelaku usaha lokal.
“Silakan beli rujak, silakan beli pisang goreng, silakan sewakan tenda dan seterusnya,” pintanya.
Menurut Vanath, langkah tersebut menjadi bagian dari cara NasDem menghadirkan manfaat di tengah masyarakat, bukan hanya datang ketika membutuhkan dukungan politik.
“Mesin Partai Sudah Bergerak”
Di hadapan jajaran pengurus dan kader NasDem, Vanath menegaskan dirinya tidak memulai kepemimpinan dari ruang kosong. Ia menyebut struktur dan kader partai di Maluku telah memiliki pengalaman serta kerja politik yang harus terus diperkuat.
“Saya tidak sedang berada di ruang kosong. Saya mengambil tanggung jawab partai ini dengan mesin partainya yang sudah bergerak,” tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menandai fokus kepemimpinan Vanath untuk melanjutkan dan memperkuat kerja organisasi NasDem di seluruh Maluku.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin DPW NasDem Maluku.
Pelantikan di Pantai Liang dihadiri jajaran DPP Partai NasDem, pimpinan sejumlah partai politik, Sekretaris Daerah Maluku yang mewakili Gubernur Maluku, Wakil Wali Kota Ambon, para raja dari wilayah Salahutu dan Leihitu, fungsionaris NasDem, anggota DPRD, serta pengurus NasDem dari 11 kabupaten/kota.
Dengan resmi dilantiknya Abdullah Vanath, kepemimpinan baru DPW NasDem Maluku periode 2026–2029 kini mulai berjalan. Agenda berikutnya adalah memperkuat struktur dan konsolidasi organisasi hingga ke seluruh pelosok Maluku. (F64)
