
Saumlaki, Fakta64.com – Demi meningkatkan pemahaman masyarakat serta penyebaran informasi terbaru seputar Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar sosialisasi langsung yang dipadukan dengan layanan BPJS Keliling di Posyandu Desa Sangliat Krawain, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rabu (07/01).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Harbu A. Hakim, mengatakan melalui kegiatan tersebut diharapkan peserta Program JKN dapat memperoleh informasi yang benar dan terpercaya langsung dari petugas BPJS Kesehatan.
“Kegiatan ini dilakukan untuk mengoptimalkan pelaksanaan Program JKN dan meningkatkan pemahaman peserta JKN tentang hak, kewajiban serta manfaat menjadi peserta JKN. Dengan memberikan informasi yang terpercaya, harapan kami masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan berita yang belum tentu benar yang telah beredar,” ujarnya dalam rilis yang diterima media ini, Senin (2/3/2026).
Ia menjelaskan, saat ini peserta JKN sudah bisa mendapatkan layanan kesehatan hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Selain itu, peserta juga dapat mengakses Kartu Indonesia Sehat (KIS) Digital melalui Aplikasi Mobile JKN.
“Apabila peserta JKN lupa membawa kartu JKN, maka cukup memperlihatkan KIS Digital yang ada di Aplikasi Mobile JKN atau cukup menunjukkan KTP saja. Selanjutnya, petugas puskesmas maupun rumah sakit akan mengecek status kepesertaan melalui NIK peserta tersebut,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Posyandu Desa Sangliat Krawain, Jeremias Labobar, menyampaikan apresiasi dan menyambut positif kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, Program JKN sangat dibutuhkan masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan, terutama bagi warga yang telah memiliki kartu JKN namun belum memahami hak dan kewajibannya.
Ia menambahkan, masih terdapat sebagian kecil pasien JKN yang belum memahami penggunaan Aplikasi Mobile JKN.
“Di setiap fasilitas kesehatan ada Duta Mobile JKN. Duta Mobile JKN bertugas mengenalkan, memberikan informasi, edukasi, serta membantu proses pendaftaran kepesertaan JKN melalui Aplikasi Mobile JKN. Dengan adanya sosialisasi langsung dari BPJS Kesehatan, kami juga merasa sangat terbantu dalam mengedukasi pasien yang datang ke Puskesmas,” ujarnya.
Salah satu peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI JKN), Benedikta Lilimwelat (55), mengaku kegiatan jemput bola tersebut sangat bermanfaat karena dapat menghemat waktu dan biaya tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.
“Saya sangat senang BPJS Kesehatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar melakukan sosialisasi seperti saat ini. Kegiatan ini tentu sangat bermanfaat, kami tidak perlu ke kantor BPJS Kesehatan karena sudah teredukasi tentang fitur-fitur di Aplikasi Mobile JKN. Dengan Program JKN juga, kami dapat mengakses layanan kesehatan tanpa mengeluarkan biaya,” tutupnya. (F64)
