
JAKARTA, Fakta64.com – Isu keberlanjutan semakin menjadi perhatian dunia usaha seiring meningkatnya tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Dalam momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day), ParagonCorp kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat praktik bisnis berkelanjutan melalui berbagai inisiatif yang mencakup perlindungan hutan, pengelolaan sumber daya alam, hingga inovasi produk ramah lingkungan.
Mengusung pesan “Goodness that Grows”, perusahaan menegaskan bahwa keberlanjutan bukan sekadar target jangka pendek, melainkan perjalanan panjang yang membutuhkan konsistensi dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program nyata di sepanjang rantai pasok perusahaan. Di sektor kehutanan, ParagonCorp bersama Indika Nature dan CFES mendukung perlindungan sekitar 4.000 hektare kawasan hutan di Jambi dan 1.000 hektare di Kalimantan.
Kawasan tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga keanekaragaman hayati, keseimbangan ekosistem, serta fungsi tata air dan iklim.
Tidak hanya fokus pada konservasi, ParagonCorp juga memperkuat tata kelola rantai pasok yang lebih bertanggung jawab. Perusahaan mengembangkan penggunaan bahan baku yang dapat ditelusuri asal-usulnya sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam proses produksi.
Langkah tersebut turut dibarengi eksplorasi potensi hasil hutan non-kayu Indonesia sebagai bagian dari pengembangan bioekonomi nasional yang berkelanjutan.
Pada aspek operasional, berbagai upaya dilakukan untuk menekan dampak lingkungan, mulai dari pengelolaan air, efisiensi energi, hingga pengembangan sistem pengumpulan kembali kemasan pascapakai. Beberapa fasilitas produksi bahkan telah menerapkan sistem pengolahan dan pemanfaatan kembali air untuk kebutuhan operasional non-produksi guna mengurangi ketergantungan terhadap air tanah.
Sementara pada lini produk, perusahaan terus mendorong inovasi melalui penggunaan bahan baku hasil upcycling, kemasan berbahan daur ulang, serta formulasi produk yang dirancang lebih efisien dalam penggunaan sumber daya dan minim dampak terhadap lingkungan.
Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, mengatakan bahwa perjalanan menuju keberlanjutan merupakan proses yang terus berkembang dan tidak memiliki titik akhir yang pasti.
“Kami memahami bahwa perjalanan menuju keberlanjutan tidak memiliki titik akhir yang pasti. Namun kami percaya bahwa setiap langkah yang dilakukan dengan kesadaran dan konsistensi akan membawa perubahan yang berarti,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Fakta64.com.
Menurutnya, keberanian untuk terus bergerak dan melakukan perbaikan menjadi kunci utama dalam mewujudkan transformasi berkelanjutan.
“Bagi kami, yang terpenting bukanlah kesempurnaan, melainkan keberanian untuk terus melangkah dan belajar memperbaiki diri di setiap prosesnya,” tambahnya.
Melalui peringatan World Environment Day tahun ini, ParagonCorp juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan keberlanjutan sebagai gerakan bersama yang dibangun melalui kolaborasi, konsistensi, dan kesadaran kolektif demi menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi lingkungan dan masyarakat. (F64)
