
Ambon, Fakta64.com — Sebanyak 28 putra-putri terbaik Maluku resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Maluku Tahun 2026. Pengukuhan dilakukan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Jumat (14/8/2026).
Ke-28 anggota Paskibraka tersebut terdiri dari 14 putra dan 14 putri. Mereka akan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Maluku pada 17 Agustus 2026.
Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni menjelang perayaan kemerdekaan. Di balik tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih, para anggota Paskibraka dituntut menunjukkan disiplin, kekompakan, tanggung jawab, sekaligus menjadi representasi generasi muda Maluku.
Gubernur menegaskan, tugas Paskibraka memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar menjalankan prosesi upacara.
“Tugas yang mereka emban bukan hanya berkaitan dengan prosesi pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda,” kata Hendrik.
Menurutnya, proses pembinaan Paskibraka harus mampu menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, semangat kebangsaan, serta kecintaan terhadap tanah air.
Kepercayaan yang diberikan kepada 28 anggota Paskibraka tersebut, kata Hendrik, diharapkan menjadi pengalaman penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki integritas, keteladanan dan kepedulian terhadap bangsa maupun daerah.
“Ini bukan hanya kehormatan, tetapi juga tanggung jawab untuk memberikan teladan serta memperkuat semangat persatuan di kalangan generasi muda,” ujar Hendrik.
Pengukuhan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, unsur Forkopimda Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Wali Kota Ambon, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Maluku, serta keluarga para anggota Paskibraka.
Dengan pengukuhan ini, perhatian kini tertuju pada kesiapan 28 anggota Paskibraka untuk menunaikan tugas puncak mereka pada 17 Agustus mendatang. Mereka tidak hanya membawa amanah untuk menyukseskan prosesi sakral pengibaran Sang Merah Putih, tetapi juga membawa nama dan kehormatan Maluku di momentum peringatan 81 tahun kemerdekaan Indonesia. (F64)
