
Ambon, Fakta64.com – Sebanyak 387 jemaah haji asal Maluku yang tergabung dalam Kloter 24 tiba dengan selamat di Bandara Internasional Pattimura Ambon, Jumat (19/6/2026) dini hari.
Kedatangan ratusan jemaah tersebut menjadi penanda suksesnya layanan debarkasi haji 2026 yang dijalankan PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) di pintu gerbang udara utama Provinsi Maluku.
Para jemaah tiba sejak pukul 03.10 WIT menggunakan tiga penerbangan maskapai Garuda Indonesia. Berdasarkan data manifest, penerbangan GA 6340 mengangkut 132 jemaah, GA 6360 membawa 129 jemaah, sementara GA 6380 mengangkut 126 jemaah.
Proses kedatangan berlangsung tertib dengan pengaturan khusus dari pihak bandara. Manajemen Bandara Pattimura juga memberikan layanan prioritas bagi jemaah berkebutuhan khusus.
Tercatat, 17 jemaah menggunakan kursi roda dan mendapat pendampingan sejak turun dari pesawat hingga proses perpindahan menuju titik penjemputan.
Dari sisi kesehatan, sebanyak lima jemaah yang menjalani pemeriksaan swab antigen dinyatakan non-reaktif. Dengan hasil tersebut, seluruh rangkaian debarkasi berjalan lancar tanpa kendala berarti.
General Manager Bandara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, mengatakan, seluruh tahapan pelayanan kedatangan jemaah haji telah dipersiapkan secara matang, mulai dari kesiapan fasilitas, personel, hingga pengaturan arus kendaraan dan bagasi.
“Seluruh tahapan kedatangan telah kami tuntaskan dengan baik. Kami mengoptimalkan penggunaan Parking Stand nomor 2, 3, dan 4 yang didukung fasilitas garbarata guna memberikan kenyamanan maksimal bagi jemaah saat turun dari pesawat,” katanya.
Menurutnya, koordinasi intensif dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mengantisipasi berbagai faktor yang dapat memengaruhi operasional penerbangan, termasuk kondisi cuaca maupun potensi keterlambatan jadwal.
Ia juga menjelaskan, para jemaah yang tiba di Ambon telah berstatus sebagai penumpang domestik, sehingga proses kedatangan tidak lagi memerlukan pemeriksaan Customs, Immigration and Quarantine atau CIQ.
Untuk mengurai kepadatan dan mempercepat proses penjemputan, pihak bandara menerapkan skema transportasi khusus. Bus pengangkut jemaah masuk melalui area VIP Pemda dan diarahkan menuju Gate 3 sebagai titik utama penjemputan.
Setelah seluruh anggota regu masuk ke dalam kendaraan, bus langsung diberangkatkan menuju Asrama Haji dengan pengawalan petugas keamanan. Skema ini diterapkan agar pergerakan jemaah tetap tertib, aman, dan tidak mengganggu operasional bandara.
Sementara itu, penanganan barang bawaan jemaah dilakukan secara terpisah. Barang kabin diangkut menggunakan truk melalui jalur VIP, sedangkan bagasi tercatat ditangani oleh panitia di terminal kargo sebelum didistribusikan ke Asrama Haji.
PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Pattimura Ambon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi udara yang andal, aman, nyaman, dan humanis bagi masyarakat Maluku.
Keberhasilan layanan debarkasi haji 2026 ini diharapkan menjadi momentum peningkatan kualitas pelayanan bandara, sekaligus memberikan kesan positif bagi para jemaah haji yang kembali ke tanah air setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci. (F64)
