
Ambon, Fakta64.com – Seorang mahasiswa Universitas Pattimura atau Unpatti, Muhammad Syafi’i Al Faruq Dahlan (18), harus dievakuasi tim SAR setelah mengalami hipotermia saat berkemah di kawasan Puncak Kayu Satu STAIN, Desa Batu Merah, Kota Ambon, Minggu (21/6/2026) dini hari.
Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, menjelaskan peristiwa itu bermula ketika tujuh mahasiswa pergi berkemah di lokasi tersebut pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIT. Namun, saat berada di area puncak, salah satu dari mereka tiba-tiba mengalami gejala hipotermia.
Melihat kondisi korban yang membutuhkan penanganan cepat, rekan-rekannya kemudian meminta bantuan tim SAR.
“Pada pukul 05.55 WIT, Tim Rescue Kansar Ambon menerima informasi dan langsung bergerak menuju lokasi menggunakan Rescue Car Hylux,” kata Arafah dalam keterangannya.
Lokasi kejadian berada di sekitar kawasan STAIN, Desa Batu Merah, Kota Ambon, dengan titik koordinat 3°41’14.94″S – 128°14’8.04″E. Jarak dari Kantor SAR Ambon menuju lokasi kejadian diperkirakan sekitar 18 kilometer dengan arah timur dari Kansar Ambon.
Operasi tersebut melibatkan empat personel KPP Ambon dan empat warga setempat. Tim juga membawa satu unit Rescue Car Hylux, peralatan medis, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Proses evakuasi berlangsung di tengah kondisi cuaca hujan ringan dengan angin dari arah timur hingga tenggara berkecepatan 8–26 knots.
“Pukul 06.30 WIT, Tim Rescue Kansar Ambon tiba di STAIN dan melanjutkan perjalanan menuju Puncak Kayu Satu,” ujar Arafah.
Setelah menempuh perjalanan menuju titik lokasi, tim SAR akhirnya berhasil menemukan korban pada pukul 06.57 WIT dalam keadaan selamat. Korban kemudian diberikan penanganan medis awal sebelum dievakuasi ke Rumah Sakit Siloam Ambon untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Arafah memastikan operasi SAR dinyatakan selesai setelah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat.
“Pukul 08.08 WIT, dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Kepada unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih,” tutup Arafah. (F64)
