
Papua-Maluku, Fakta64.com – Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak atau BBM Non Subsidi yang berlaku mulai 1 Juli 2026, pukul 00.00 WIB.
Penyesuaian ini berdampak pada sejumlah produk BBM non subsidi di wilayah Papua dan Maluku, dengan beberapa jenis BBM mengalami penurunan harga cukup signifikan.
Produk yang mengalami penurunan harga antara lain Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite, dan Avtur.
Penurunan terbesar terjadi pada Pertamina Dex, yang turun dari Rp. 25.350 per liter menjadi Rp. 21.650 per liter, atau turun sebesar Rp. 3.700 per liter.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan, penyesuaian harga tersebut merupakan bagian dari evaluasi berkala yang dilakukan perusahaan sesuai mekanisme yang berlaku.
Menurutnya, kebijakan ini mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia, pertimbangan aspek fiskal, serta kondisi daya beli dan perekonomian masyarakat.
“Sesuai yang kita ketahui, penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah,” ucapnya dalam rilis yang diterima media ini, Rabu, (1/7/2026).
Ia menegaskan, selain melakukan penyesuaian harga, Pertamina Patra Niaga tetap menjaga kualitas produk agar sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
Hal ini, kata dia, penting agar masyarakat tetap memperoleh manfaat optimal dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar.
“Selain menghadirkan harga yang kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar,” ujarnya.
Sementara itu, Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, memastikan penyesuaian harga BBM Non Subsidi tersebut juga berlaku di seluruh provinsi di wilayah Papua dan Maluku.
Adapun daftar harga BBM Non Subsidi di wilayah Papua dan Maluku per 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB, yakni, Pertamax Turbo turun dari Rp21.200 per liter menjadi Rp19.750 per liter, atau turun sebesar Rp1.450 per liter.
Pertamina Dex turun dari Rp. 25.350 per liter menjadi Rp21.650 per liter, atau turun sebesar Rp. 3.700 per liter.
Dexlite turun dari Rp. 23.500 per liter menjadi Rp20.150 per liter, atau turun sebesar Rp. 3.350 per liter.
“Harga ini berlaku untuk seluruh provinsi di wilayah Papua dan Maluku dengan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor atau PBBKB sebesar 7,5 persen,” jelasnya.
Pertamina mengimbau masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai layanan dan produk Pertamina untuk menghubungi Pertamina Customer Solution 135 atau mengakses media sosial resmi @pertaminapatraniaga dan @pertamina135. (F64)
