
Jayapura, Fakta64.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh wilayah Papua dan Maluku berjalan normal. Perusahaan menegaskan pasokan BBM dalam kondisi aman di tengah tantangan geografis dan cuaca yang kerap memengaruhi jalur distribusi energi di kawasan timur Indonesia.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan, seluruh jenis BBM saat ini tersedia dalam level yang baik. Hingga Jumat (10/7), ketahanan stok BBM rata-rata mencapai 10 hari ke depan.
“Per hari ini Jumat (10/7), stok seluruh jenis BBM dalam kondisi tersedia dalam level baik dengan ketahanan rata-rata mencapai 10 hari ke depan. Keberlanjutan pasokan juga terus dijaga seiring suplai melalui kapal-kapal pengangkut BBM yang tiba secara terjadwal dan terencana di Fuel Terminal untuk kemudian didistribusikan ke SPBU sesuai kebutuhan di wilayah tersebut,” ucapnya dalam rilis yang diterima media ini, Jumat, (10/7/2026).
Menurutnya, Pertamina terus memperkuat pengelolaan rantai pasok secara terintegrasi guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Pemantauan stok dilakukan secara real time, disertai optimalisasi distribusi melalui jalur darat, laut, hingga udara, terutama untuk menjangkau wilayah dengan akses yang menantang.
Ia menegaskan, kondisi geografis Papua dan Maluku yang terdiri dari wilayah kepulauan, pegunungan, serta daerah terpencil tidak menyurutkan komitmen Pertamina dalam menjaga keandalan pasokan energi.
“Dengan dukungan rantai pasok yang terkelola dengan baik serta koordinasi yang erat bersama seluruh lembaga penyalur, kami terus memastikan kebutuhan energi masyarakat, dunia usaha, maupun sektor pelayanan publik tetap terpenuhi,” ujarnya.
Dijelaskan, selain menjaga stok, Pertamina juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, operator transportasi, dan mitra penyalur. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi hambatan distribusi, khususnya di wilayah 3T, yaitu tertinggal, terdepan, dan terluar.
Dia menambahkan, koordinasi lintas sektor dilakukan melalui komunikasi rutin, inspeksi lapangan, serta monitoring di sejumlah titik distribusi. Upaya ini menjadi bagian dari strategi Pertamina dalam memastikan penyaluran BBM tetap berjalan lancar dan tepat sasaran.
Pertamina juga mengimbau masyarakat agar membeli BBM secara wajar dan sesuai kebutuhan.
Lebih lanjut, dikatakan, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan karena stok tersedia dan distribusi terus berjalan secara terencana.
Diketahui, sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi di wilayah timur Indonesia, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menegaskan akan terus meningkatkan keandalan operasional serta kualitas layanan agar energi dapat menjangkau masyarakat secara merata.
“Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai produk dan layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135 atau melalui aplikasi MyPertamina,” pungkasnya. (F64)
