
Jayapura, Fakta64.com – Pertamina Patra Niaga bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di kawasan Dok 08, Jayapura, Papua, Kamis (7/5/2026). Bantuan tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang terdampak musibah.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan, bantuan yang disalurkan akan didistribusikan melalui posko yang telah didirikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Bahan pokok ini selanjutnya diberikan ke posko yang sudah didirikan oleh BPBD dan untuk kemudian diolah serta didistribusikan ke warga yang terdampak,” ucapnya dalam rilis yang diterima media ini, Sabtu, (9/5/2026).
Dijelaskan, adapun bantuan yang diberikan meliputi 135 kilogram beras, 18 rak telur, 10 dus mi instan, 50 liter minyak goreng, 15 kilogram gula, 9 dus kopi, 9 dus teh, serta 10 dus air mineral.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan awal sembilan kepala keluarga yang terdampak kebakaran.
“Kami harap ini bisa memenuhi kebutuhan awal bagi 9 kepala keluarga yang terdampak kebakaran ini. Masyarakat juga merupakan ‘tetangga’ dari Integrated Terminal Jayapura, dan kami turut prihatin atas adanya musibah ini,” ujarnya.
Di tempat yang sama,
Ketua RT 03 RW 05 Dok 08 Jayapura, Bernat Sineri mengapresiasi langkah cepat Pertamina dalam membantu warga pascakebakaran.
“Sebagai perwakilan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warga sekitar Pertamina. Kami sangat mengapresiasi respons cepat yang diberikan melalui penyaluran bantuan pada hari ini,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu warga terdampak sekaligus anggota kelompok binaan CSR Pertamina Ikan Asar, Alex Numberi, menyampaikan rasa terima kasih, hal ini sangat terbantu dengan bantuan pangan yang diberikan.
“Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Saat ini kebutuhan utama kami memang kebutuhan pokok seperti bahan makanan, sehingga bantuan dari Pertamina ini sangat membantu dan membuat kami tidak terlalu khawatir mengenai kebutuhan makanan untuk beberapa hari ke depan,” tutupnya. (F64)
