
Ambon, Fakta64.com – Institut Agama Kristen Negeri Ambon mulai menegakkan pencanangan program Green Campus sebagai langkah mewujudkan lingkungan pendidikan yang berkelanjutan. Program ini diawali dengan penataan lokasi sebagai tahap awal menuju pengembangan kawasan kampus yang ramah lingkungan.
Rektor IAKN Ambon, Yance Z. Rumahuru, menyampaikan, bahwa inisiatif tersebut tidak hanya berfokus pada penataan fisik, tetapi juga menempatkan ekosistem sebagai bagian penting yang harus menjadi perhatian seluruh civitas akademika. Ke depan, berbagai aktivitas pendukung akan terus dilakukan guna memperkuat implementasi konsep kampus hijau.
“Program ini juga dinilai strategis dalam mendorong kampus agar mampu berkontribusi secara global melalui praktik-praktik berkelanjutan. Salah satu agenda yang turut menjadi bagian dari kegiatan ini adalah program Seribu Sumbangan Alumni yang telah mulai dijalankan,” ucap rektor dalam sambutannya di depan gedung Auditorium IAKN Ambon, Jumat (24/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, IAKN Ambon turut mengundang perwakilan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI untuk memberikan arahan dan dukungan terhadap pelaksanaan program. Sebagai bentuk komitmen nyata, dilakukan penanaman pohon palem secara simbolis di lingkungan kampus.
Penanaman pohon ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan kawasan kampus yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan di masa mendatang.
Di tempat yang sama, Direktur Pendidikan Kristen, Suwarsono, menjelaskan, bahwa secara umum kondisi kampus saat ini sudah cukup baik. Namun demikian, arahan dari Menteri dan Direktur Jenderal menegaskan bahwa kampus perlu terus berbenah agar benar-benar menjadi kawasan yang hijau dan asri.
“Kampus ke depan diharapkan tidak hanya tertata secara fisik, tetapi juga memiliki lingkungan yang hidup. Di bawah pohon-pohon rindang, mahasiswa bisa berdiskusi dengan nyaman, sehingga tercipta suasana akademik yang lebih alami dan produktif,” ungkapnya.
Ia menambahkan, konsep ini menempatkan ruang terbuka hijau sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran, sekaligus menciptakan ekosistem kampus yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga memberikan apresiasi kepada rektor beserta seluruh jajaran kampus yang dinilai telah mulai mengimplementasikan program dan arahan dari Kementerian.
“Kami berterima kasih kepada Rektor dan seluruh jajaran yang telah menjalankan apa yang telah dicanangkan oleh Bapak Menteri dan Ibu Dirjen. Ini merupakan langkah positif menuju kampus yang lebih hijau dan asri,” tambahnya.
Diharapkan, ke depan, program Green Campus dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan nyata yang melibatkan seluruh civitas akademika, sehingga visi kampus berkelanjutan dapat terwujud secara optimal. (F64)
