
MBD, Fakta64.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,1 magnitudo mengguncang wilayah Laut Banda, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 05.13.25 WIB.
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut kemudian dimutakhirkan menjadi magnitudo 4,9. Episenter terletak pada koordinat 7,42° Lintang Selatan dan 129,34° Bujur Timur, tepatnya di laut sekitar 190 kilometer arah timur laut Maluku Barat Daya dengan kedalaman 150 kilometer.
BMKG menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa ini tergolong gempa menengah yang dipicu aktivitas deformasi dalam lempeng (intraslab) di zona subduksi Laut Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan mendatar turun atau oblique normal.
Getaran gempa dirasakan di wilayah Pulau-Pulau Babar dan Pulau Wetang di Kabupaten Maluku Barat Daya dengan intensitas III MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seperti adanya truk yang melintas.
Pelaksana Tugas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menyampaikan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan BMKG juga memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
“Hingga pukul 05.40 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock),” ujarnya.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Informasi resmi terkait gempa bumi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BMKG yang telah terverifikasi. (F64)
