
Manokwari, F64.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berkomitmen memastikan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG masyarakat di Manokwari selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah terpenuhi dengan baik.
Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, mengatakan komitmen tersebut diwujudkan melalui pengecekan langsung ketersediaan stok BBM di Fuel Terminal (FT) Manokwari serta memastikan produk tersedia di seluruh lembaga penyalur, mulai dari SPBU, agen minyak tanah, Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), hingga pangkalan LPG.
“Pertama-tama yang kami cek langsung adalah kondisi stok serta keandalan sarana dan fasilitas di FT Manokwari. Ketahanan stok di Manokwari dan beberapa Fuel Terminal lain di Papua Barat kami jaga rata-rata dalam kondisi aman, yakni 12 hari. Khusus Ramadan hingga Idul Fitri, kami juga berupaya meningkatkan stok sebagai antisipasi peningkatan konsumsi masyarakat,” ujar Awan dalam rilis yang diterima media ini, Jumat (27/02/2026).
Ia menegaskan, ketahanan stok BBM akan terus dipantau dan diperbarui setiap hari, mengikuti suplai yang masuk ke terminal serta volume penyaluran ke lembaga penyalur. Pengecekan stok di tingkat SPBU dan agen juga dilakukan secara berkala agar suplai dari terminal dapat segera dilakukan jika dibutuhkan.
“Ketersediaan stok mulai dari Fuel Terminal Manokwari hingga ke SPBU, agen minyak tanah, termasuk untuk pengisian pesawat, seluruhnya kami jaga dalam kondisi aman dan mencukupi guna memenuhi peningkatan kebutuhan serta mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian selama Ramadan. Kami juga rutin melakukan pengecekan takaran dan kualitas produk setiap hari agar masyarakat mendapatkan layanan terbaik,” jelasnya.
Tak hanya memastikan pasokan energi, Pertamina Patra Niaga juga meningkatkan kualitas layanan di SPBU. Fasilitas umum seperti toilet dan musala menjadi perhatian khusus, dengan pembersihan rutin dan memastikan seluruh peralatan dalam kondisi baik serta siap digunakan pelanggan.
“Fasilitas utama ini menjadi perhatian karena kami terus berkomitmen meningkatkan kebersihan, kenyamanan, dan keamanan di SPBU sebagai tempat singgah pelanggan. Selama Ramadan, kami juga berbagi takjil kepada pelanggan menjelang waktu berbuka puasa. Semoga semangat melayani sepenuh hati ini bermanfaat bagi masyarakat,” tambah Awan.
Dalam menjaga kelancaran distribusi dan pengawasan penyaluran energi, Pertamina juga memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan di wilayah Papua Barat, di antaranya Kepolisian Daerah Papua Barat dan Kejaksaan Tinggi Papua Barat.
“Sinergi ini bertujuan memastikan keamanan distribusi, menjaga stabilitas pasokan, serta mengantisipasi potensi tantangan selama periode Ramadan hingga Idul Fitri. Kami berkomitmen agar distribusi energi berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Cheroline Chrisye Makalew, turut menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU, agen minyak tanah, dan agen LPG di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Kamis (26/02/2026).
Sidak tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan mitra kerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI.
“Kami memastikan langsung ke agen-agen minyak tanah dan mereka menyampaikan ketersediaan aman. Untuk LPG memang sempat ditemukan stok menipis, namun akan tersuplai kembali pada Jumat (27/2). Kami juga mengecek dua SPBU berstatus PSO. Hasil pemantauan menunjukkan antrean panjang yang sebelumnya terjadi kini sudah tidak terlihat. Kondisi ini patut disyukuri karena distribusi mulai berjalan lebih lancar,” ujar Cheroline.
Ia menambahkan, pengawasan rutin akan terus dilakukan, terutama menjelang momen besar seperti Ramadan dan Idul Fitri, guna memastikan distribusi energi berjalan optimal dan kebutuhan masyarakat benar-benar terpenuhi.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (F64)
