
Ambon, Fakta64.com – Ajang Apresiasi Jurnalistik Pertamina (AJP) 2026 resmi bergulir di Kota Ambon, Maluku, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi Pertamina dengan insan pers ini diawali dengan kunjungan langsung para wartawan ke Integrated Terminal (IT) Wayame.
AJP 2026 sebelumnya resmi dibuka PT Pertamina (Persero) pada 2 Juli 2026 di Graha Pertamina, Jakarta. Ajang tersebut menjadi ruang bagi Pertamina untuk mempererat hubungan strategis dengan media massa sekaligus mendorong pemberitaan yang informatif mengenai aktivitas dan kontribusi perusahaan.
Di Ambon, rangkaian AJP 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dengan mengunjungi sejumlah lokasi yang berkaitan dengan aktivitas operasional dan program tanggung jawab sosial Pertamina.
IT Wayame menjadi lokasi pertama yang dikunjungi. Setelah itu, rangkaian kegiatan akan berlanjut ke program CSR Atsiri dan ditutup dengan kunjungan ke CSR Demplot.
Memasuki kawasan operasional IT Wayame, para wartawan yang mewakili media masing-masing terlebih dahulu dibekali perlengkapan keselamatan, termasuk pakaian khusus pengunjung. Perlengkapan tersebut wajib dikenakan selama berada di dalam kawasan terminal.
Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada insan pers untuk melihat lebih dekat bagaimana proses pengelolaan dan penyimpanan berbagai jenis bahan bakar minyak dilakukan di salah satu fasilitas penting dalam rantai distribusi energi di Maluku.
Pemandangan di dalam kawasan terminal pun berbeda dari gambaran umum fasilitas penyimpanan BBM. Sejumlah tangki penyimpanan berukuran besar berdiri dan tertata dalam kawasan yang terlihat rapi serta terjaga kebersihannya.
Di balik keteraturan tersebut, terdapat sistem operasional dengan standar keselamatan yang ketat. Setiap aktivitas di dalam kawasan memiliki prosedur yang harus dipatuhi, mengingat fasilitas tersebut berkaitan langsung dengan penyimpanan dan penanganan bahan bakar.
Para wartawan juga mendapat penjelasan mengenai sejumlah aspek operasional dan keselamatan selama berada di area terminal. Hal ini sekaligus membuka gambaran bahwa distribusi energi tidak hanya berbicara mengenai ketersediaan BBM, tetapi juga menyangkut pengelolaan fasilitas, disiplin prosedur, hingga aspek keselamatan kerja.
Kunjungan ke IT Wayame menjadi pembuka rangkaian AJP 2026 di Ambon. Dari fasilitas energi, perjalanan jurnalistik para peserta selanjutnya akan diarahkan untuk melihat lebih dekat program-program CSR Pertamina yang menyentuh masyarakat dan lingkungan.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan memberikan perspektif yang lebih utuh kepada insan pers mengenai aktivitas Pertamina di Maluku, baik dari sisi operasional maupun kontribusinya melalui program pemberdayaan masyarakat.
Bagi para wartawan, kunjungan ini bukan sekadar agenda seremoni. AJP 2026 menjadi kesempatan untuk melihat langsung dari dekat bagaimana energi dikelola sebelum akhirnya didistribusikan dan digunakan masyarakat di berbagai wilayah Maluku. (F64)
