
Ambon, Fakta46.com – Perekonomian Provinsi Maluku menunjukkan kinerja yang semakin solid pada Triwulan IV 2025.
Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Maluku tumbuh sebesar 5,44 persen secara tahunan (year on year/yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat 4,31 persen (yoy).
Plt. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Wahyu Indra Sukma, menjelaskan, capaian tersebut juga melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang pada periode yang sama tercatat sebesar 5,39 persen (yoy).
“Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penopang Utama
Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi Maluku pada Triwulan IV 2025 terutama ditopang oleh sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (PKP) yang tumbuh solid sebesar 6,23 persen (yoy),” katanya dalam relase yang diterima media ini, beberapa waktu lalu.
Dijelaskan, kinerja ini didorong oleh peningkatan produksi tanaman pangan, khususnya padi, serta naiknya produksi komoditas perkebunan seperti pala dan cengkeh. Selain itu, sektor Perdagangan Besar dan Eceran juga menunjukkan akselerasi signifikan. Pertumbuhan sektor ini meningkat dari 5,23 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya menjadi 9,06 persen (yoy) pada Triwulan IV 2025.
Lebih lanjut, dikatakan, peningkatan tersebut didorong oleh kenaikan rata-rata nilai penjualan eceran serta pertumbuhan penjualan kendaraan bermotor roda dua.
Dari sisi pengeluaran, kata dia, pertumbuhan ekonomi Maluku terutama dipacu oleh meningkatnya Komponen Konsumsi Rumah Tangga. Momentum sejumlah perayaan dan kegiatan masyarakat menjadi faktor pendorong utama, seperti wisuda perguruan tinggi, penyelenggaraan berbagai event kebudayaan dan pariwisata, serta perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2026.
“Rangkaian momen tersebut mendorong peningkatan mobilitas dan aktivitas konsumsi masyarakat di berbagai wilayah,” jelasnya.
Dia menambahkan, memasuki Triwulan I 2026, perekonomian Maluku diprakirakan masih akan tumbuh positif. Momentum HBKN Ramadhan dan Idul Fitri diperkirakan akan meningkatkan permintaan, khususnya pada sektor Perdagangan Besar dan Eceran serta Komponen Konsumsi Rumah Tangga.
“Di sisi lain, kinerja sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan diproyeksikan tetap solid seiring dengan berlangsungnya periode panen komoditas tanaman pangan.
Dengan tren pertumbuhan yang terus menguat dan didukung oleh sektor-sektor utama, Maluku menunjukkan optimisme sebagai salah satu daerah dengan kinerja ekonomi yang kompetitif di tingkat nasional,” pungkasnya. (F64)
