
Ambon, Fakta64.com – Madrasah Aliyah Keagamaan Negeri (MAKN) Seram Bagian Timur (SBT) akan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2026 dengan konsep berbeda. Tidak hanya menggelar kegiatan seremonial, peringatan tersebut juga diwujudkan melalui aksi nyata berupa penggalangan dana kemanusiaan bagi korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan Maulid Nabi dijadwalkan berlangsung pada 5 September 2026 mendatang.
Kepala MAKN SBT, Jun Sarwo Eddy, mengatakan, peringatan Maulid Nabi menjadi momentum penting untuk kembali mengingat dan meneladani visi serta misi kerasulan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan seremonial, para siswa akan diberikan pemahaman mengenai nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, terutama dalam membangun kecintaan kepada Allah SWT, kepedulian terhadap alam, serta kasih sayang kepada sesama manusia,” katanya saat dikonfirmasi lewat telepon, Senin, (31/8/2026).
Menurutnya, dalam kegiatan seremonial, para siswa akan kembali diingatkan tentang visi dan misi kerasulan Muhammad SAW, terutama bagaimana nilai-nilai itu diterapkan dalam kehidupan nyata, seperti cinta kepada Allah, cinta kepada alam dan cinta kepada sesama manusia.
Namun, nilai Maulid Nabi, kata dia, tidak cukup hanya disampaikan melalui ceramah dan kegiatan seremonial semata. Karena itu, MAKN SBT juga mendorong para siswa untuk membuktikan nilai kepedulian tersebut melalui aksi sosial.
“Salah satunya dengan melakukan penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di NTT. Nilainya mungkin tidak besar, tetapi kami mengikhtiarkan kegiatan ini sebagai bagian dari proses pendidikan kepada siswa tentang pentingnya solidaritas, kepedulian dan rasa kemanusiaan terhadap sesama,” ungkapnya.
Ia menegaskan, aksi tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah membentuk karakter peserta didik agar tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan secara teori, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai Islam dalam tindakan nyata.
Peringatan Maulid Nabi di MAKN SBT tahun ini pun diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk meneladani Rasulullah SAW melalui kepedulian sosial, solidaritas kemanusiaan dan semangat membantu sesama tanpa memandang batas wilayah.
“Maulid bukan hanya tentang mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi bagaimana nilai perjuangan dan kasih sayang beliau benar-benar hadir dalam kehidupan kita,” ungkapnya.
Hal ini, menjadi semangat yang ingin diwujudkan MAKN SBT melalui kegiatan tersebut. (F64)
