
Masohi, Fakta64.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, tetap berjalan normal meski terjadi kepadatan antrean di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Perseroan menegaskan, stok BBM di Fuel Terminal (FT) Masohi dalam kondisi aman dengan ketahanan pasokan rata-rata lebih dari 11 hari ke depan.
Area Manager Communication, Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menjelaskan, bahwa antrean kendaraan terjadi karena SPBU tersebut merupakan satu-satunya SPBU reguler di Kota Masohi yang melayani penyaluran BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Biosolar.
“Kepadatan terpantau melalui CCTV di SPBU, namun penyaluran BBM khususnya subsidi tetap berjalan setiap hari sesuai jam operasional. Untuk mengurai kepadatan, stok di FT Masohi terus dijaga dalam kondisi siaga apabila dibutuhkan suplai tambahan. Yang harus diperhatikan adalah kesesuaian penyaluran BBM subsidi dengan kuota dan aturan yang telah ditetapkan,” katanya dalam rilis yang diterima media ini, Selasa, (4/8/2026).
Ia menegaskan, Pertamina Patra Niaga terus memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga sekaligus mengawasi penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran. Menurutnya, pengawasan bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar kuota BBM subsidi dapat memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun.
“BBM bersubsidi merupakan energi yang mendapat dukungan anggaran dari pemerintah. Karena itu, transparansi penyalurannya harus terus dijaga. Pertamina Patra Niaga secara rutin melakukan pengawasan, bahkan lebih dari 60 nomor polisi kendaraan yang terindikasi melakukan pembelian tidak sesuai aturan di wilayah Kabupaten Maluku Tengah dan Kota Ambon telah diblokir. Pengawasan ini akan terus kami perkuat,” tegasnya.
Selain melakukan pengawasan, Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk mengevaluasi kebutuhan kuota BBM di daerah tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi peningkatan konsumsi masyarakat, terutama menjelang akhir tahun.
Pertamina berharap masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying, karena pasokan BBM dipastikan tetap tersedia dan distribusi berjalan sesuai mekanisme.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keandalan pasokan serta memastikan penyaluran dan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk maupun layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135,” tutupnya. (F64)
