
Papua, Fakta64.com – PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) Non-Subsidi mulai 1 Agustus 2026.
Penyesuaian harga berkala ini berlaku di seluruh wilayah Papua dan Maluku sebagai tindak lanjut atas ketentuan dan arahan pemerintah, sekaligus mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta daya beli masyarakat.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga dilakukan secara berkala mengikuti tren rata-rata harga minyak dunia dan fluktuasi nilai tukar rupiah sesuai regulasi yang berlaku.
“Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat,” katanya dalam rilis yang diterima media ini, Sabtu, (1/8/2026).
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menjelaskan, bahwa harga BBM Non-Subsidi yang berlaku di seluruh Provinsi Papua dan Maluku per 1 Agustus 2026 mengalami penurunan untuk beberapa jenis produk. Adapun rincian harga terbaru yakni Pertamax Turbo turun dari Rp19.750 per liter menjadi Rp18.700 per liter, sedangkan Pertamax (RON 92) turun dari Rp16.650 per liter menjadi Rp16.300 per liter. Sementara itu, harga Pertamina Dex tetap berada di angka Rp21.150 per liter dan Dexlite tidak mengalami perubahan, yakni Rp20.150 per liter.
“Harga ini berlaku di seluruh provinsi di wilayah Papua dan Maluku dengan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 7,5 persen,” ujarnya.
Menurutnya, selain menawarkan BBM berkualitas dengan harga yang kompetitif, Pertamina Patra Niaga juga menghadirkan berbagai program promo bagi pelanggan melalui aplikasi MyPertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai promo maupun harga terbaru BBM Non-Subsidi melalui aplikasi MyPertamina, situs resmi Pertamina Patra Niaga, atau menghubungi Pertamina Customer Solution 135.
Dijelaskan, penyesuaian harga ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara stabilitas pasokan energi nasional, keberlangsungan bisnis, dan keterjangkauan harga bagi masyarakat di wilayah Papua dan Maluku. (F64)
