
Ambon, Fakta64.com – Komitmen membangun pembangunan berkelanjutan tidak hanya diwujudkan melalui penguatan sektor keuangan, tetapi juga lewat aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan. Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku bersama Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi Maluku menggelar aksi sosial Gerakan BETA TANAM (Bergerak Tanam untuk Ambon Manise) dengan menanam pohon rambutan di Negeri Rutong, Kota Ambon.
Mengusung tema “Gerakan Penghijauan melalui Tanaman Produktif untuk Lingkungan Berkelanjutan”, kegiatan tersebut melibatkan Pemerintah Negeri Rutong, Ikatan Pegawai OJK (IPOJK) Komisariat Provinsi Maluku, Ikatan Istri Pegawai OJK (IIPOJK), pelaku industri jasa keuangan, serta masyarakat setempat.
Aksi penghijauan ini tidak hanya bertujuan memperluas ruang terbuka hijau, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi melalui tanaman produktif yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat saat memasuki masa panen.
Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain, menegaskan bahwa Gerakan BETA TANAM merupakan simbol kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga lingkungan sekaligus membangun masa depan yang lebih baik.
“Kegiatan ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi menjadi simbol komitmen dan kebersamaan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pohon yang kita tanam hari ini diharapkan menjadi warisan bagi generasi mendatang serta memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Haramain, keberhasilan pembangunan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui sinergi antara regulator, industri jasa keuangan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Karena itu, kolaborasi lintas sektor perlu terus diperkuat agar budaya peduli lingkungan semakin mengakar.
Ia menjelaskan, pemilihan pohon rambutan sebagai tanaman produktif memiliki nilai strategis karena selain mendukung penghijauan, juga berpotensi menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat di masa mendatang.
Sementara itu, Sekretaris Negeri Rutong, James Naldo Talahatu, menyampaikan apresiasi kepada OJK Provinsi Maluku dan seluruh mitra yang telah mempercayakan Negeri Rutong sebagai lokasi pelaksanaan Gerakan BETA TANAM.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya mempercantik lingkungan desa, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui hasil tanaman produktif.
“Kami berkomitmen untuk bersama-sama merawat pohon-pohon yang ditanam agar tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” katanya.
Selain penanaman pohon, rangkaian kegiatan juga diisi dengan touring kebersamaan yang melibatkan FKLJK, IPOJK, dan IIPOJK sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga dalam mendukung berbagai program pembangunan berkelanjutan di Provinsi Maluku.
Menutup kegiatan, Haramain mengajak seluruh pihak menjadikan Gerakan BETA TANAM sebagai awal dari gerakan yang lebih luas dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Waktu terbaik untuk menanam pohon mungkin puluhan tahun lalu, dan waktu terbaik berikutnya adalah hari ini. Yang terpenting adalah memastikan pohon-pohon yang ditanam terus dirawat hingga tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui Gerakan BETA TANAM, OJK Provinsi Maluku berharap kolaborasi antara regulator, industri jasa keuangan, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, hijau, dan berkelanjutan di Maluku. (F64)
