
Subjudul: Bodewin Wattimena tegaskan pembatasan akses rokok, miras, narkoba, dan penguatan peran keluarga menjadi kunci mewujudkan Kota Layak Anak.
Ambon, Fakta64.com – Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menegaskan bahwa perlindungan anak tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Keluarga, sekolah, tokoh agama, hingga masyarakat diminta mengambil peran aktif untuk memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan mereka.
Penegasan itu disampaikan Bodewin saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang digelar di Swiss-Belhotel Ambon, Kamis (23/7/2026).
Menurutnya, Hari Anak Nasional tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus memenuhi hak-hak anak sekaligus memperkuat perlindungan mereka dari berbagai ancaman yang dapat menghambat masa depan generasi penerus.
“Orang tua, sekolah, tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah memiliki tanggung jawab yang sama dalam mendidik, membimbing, dan melindungi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” tegas Bodewin.
Ia mengatakan, Pemerintah Kota Ambon terus memperkuat komitmen mewujudkan Kota Layak Anak melalui berbagai kebijakan yang berpihak pada kepentingan terbaik anak. Salah satu fokus utama ialah membatasi akses anak terhadap rokok dan minuman keras, sekaligus memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba serta pergaulan bebas.
“Pemkot Ambon terus berkomitmen menciptakan kota yang benar-benar ramah anak. Salah satunya dengan mengurangi akses anak terhadap rokok dan minuman keras, serta bersama-sama memerangi ancaman narkoba dan pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan generasi muda,” ujar Bodewin.
Bodewin mengakui tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini semakin kompleks. Karena itu, pembentukan karakter harus menjadi perhatian bersama melalui pendidikan yang berkualitas, lingkungan yang kondusif, serta penguatan peran keluarga sebagai benteng utama.
Selain perlindungan, ia juga menekankan pentingnya memberikan ruang partisipasi kepada anak-anak dalam proses pembangunan.
Menurutnya, suara anak perlu didengar karena mereka merupakan generasi yang kelak menentukan arah pembangunan Kota Ambon.
Ia berharap Hari Anak Nasional 2026 menjadi momentum untuk mengevaluasi berbagai program perlindungan anak sekaligus melahirkan kebijakan yang semakin berpihak pada kepentingan terbaik anak.
“Anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan. Tugas kita bersama memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, bahagia, dan memiliki kesempatan seluas-luasnya untuk mengembangkan potensi terbaiknya,” tandas Bodewin. (F64)
