
JAKARTA, Fakta64.com — Hutan tidak hanya berfungsi sebagai penyangga lingkungan, tetapi juga dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pesan itu dibawa ParagonCorp saat tampil dalam Partnership for Forests Conference (P4F) di London, Inggris, sebuah forum internasional yang didukung Pemerintah Inggris untuk mendorong praktik bisnis yang mampu menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menjadi satu-satunya perusahaan kecantikan asal Indonesia yang hadir dalam forum tersebut tahun ini, ParagonCorp memperkenalkan potensi bioekonomi nasional melalui pemanfaatan hasil hutan non-kayu yang dikelola secara bertanggung jawab.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah prototipe produk berbasis Illipe Butter, bahan alami yang berasal dari buah pohon tengkawang (Shorea stenoptera) yang tumbuh di Kalimantan Barat. Bahan baku ini dipanen oleh komunitas Dayak mengikuti siklus alami pohon, tanpa pembukaan lahan baru maupun praktik deforestasi.
“Indonesia memiliki kekayaan hayati yang luar biasa. Melalui forum ini kami ingin menunjukkan bahwa hutan yang tetap berdiri juga dapat menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat apabila dikelola secara bertanggung jawab,” ujar Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, dalam keterangan yang diterima media ini.
Menurut ParagonCorp, Illipe Butter merupakan salah satu hasil hutan non-kayu yang memiliki prospek besar untuk berbagai sektor industri, termasuk industri kecantikan. Pemanfaatannya dinilai mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan tanpa merusak ekosistem yang menjadi sumber daya utama.
Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa pengembangan Illipe Butter masih berada pada tahap awal riset dan pengembangan. Kehadiran mereka di P4F bukan untuk meluncurkan produk baru, melainkan membuka ruang diskusi mengenai peluang pengembangan bioekonomi Indonesia yang berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, ParagonCorp juga menekankan pentingnya memandang hutan sebagai ekosistem yang memiliki nilai lebih luas daripada sekadar kumpulan pohon. Hutan berperan penting dalam menjaga keseimbangan iklim, ketersediaan air, keanekaragaman hayati, serta menjadi sumber penghidupan jutaan masyarakat.
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, ParagonCorp bersama Indika Nature dan CFES turut mendukung perlindungan sekitar 4.000 hektare kawasan hutan di Jambi dan 1.000 hektare hutan di Kalimantan. Kawasan tersebut menjadi habitat berbagai satwa liar penting seperti Macan Dahan Borneo, Pangolin, Rangkong Gading, Bekantan, Beruang Madu, Owa Kelawat, hingga Binturong.
Melalui langkah tersebut, ParagonCorp menegaskan bahwa keberlanjutan tidak hanya berbicara tentang proses produksi, tetapi juga bagaimana menjaga sumber daya alam dalam rantai pasok agar tetap memberikan manfaat bagi generasi mendatang. (F64)
