
Ambon, Fakta64.com – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Maluku bersama Pemerintah Kota Ambon menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan literasi keuangan di kalangan pelajar melalui peluncuran Modul Ajar Literasi Keuangan Mata Pelajaran IPS Tingkat SMP/MTs di Kota Ambon.
Peluncuran modul tersebut ditandai dengan penyerahan simbolis Buku Modul Ajar Literasi Keuangan oleh Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady kepada Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena.
Kegiatan ini berlangsung bertepatan dengan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 yang digelar di Lapangan Upacara Pemerintah Kota Ambon. Peluncuran mengusung tema “Tunas Bangsa Bijak Mengelola Keuangan, Finansial Kuat, Negara Berdaulat”.
Sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi program tersebut, Wali Kota Ambon telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.3.1/10/SE/2026 tanggal 18 April 2026 tentang Implementasi Pelaksanaan Program Bersama Tingkatkan Literasi Keuangan Satu Rekening Satu Pelajar (BETA KEJAR) SMP/MTs di Kota Ambon.
Dalam amanatnya, Bodewin Wattimena menegaskan bahwa modul ajar ini merupakan wujud keseriusan Pemerintah Kota Ambon dalam menghadirkan layanan pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi pelajar tingkat SMP/MTs.
“Kita juga perlu berbangga, karena Modul Ajar ini merupakan Modul Ajar Literasi Keuangan pertama di Indonesia untuk tingkat SMP/MTs,” kata Bodewin dalam rilis yang diterima media ini, Senin, (25/5/2026).
Sementara itu, Haramain Billady, menjelaskan, bahwa modul tersebut akan diterapkan secara terintegrasi dalam mata pelajaran IPS di seluruh SMP/MTs di Kota Ambon. Implementasinya akan menitikberatkan pada pembentukan budaya belajar yang disiplin dan kreatif, penguatan karakter siswa agar bijak mengelola keuangan, jujur, bertanggung jawab, serta membangun budaya menabung sejak dini.
Menurutnya, penerapan modul ini juga diharapkan mampu menciptakan desain pembelajaran yang sesuai dengan capaian pembelajaran nasional, memperkuat praktik pedagogis, membangun kemitraan pembelajaran, hingga menghadirkan lingkungan belajar yang memadai bagi siswa.
Adapun materi yang termuat dalam modul ajar tersebut meliputi pemenuhan kebutuhan melalui kegiatan ekonomi, pasar, lembaga keuangan, serta peran masyarakat dan negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di era digital.
“Penyesuaian informasi, penguatan materi literasi keuangan, dan ketentuan terbaru di sektor jasa keuangan telah dilakukan penyelarasan dalam Modul Ajar dimaksud, sehingga murid SMP/MTs di Kota Ambon akan semakin meningkat literasi keuangan mereka dan mendorong minat murid untuk mengakses produk keuangan formal seperti Simpan Pelajar (SimPel),” ungkap Haramain.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kota Ambon, OJK Maluku, dan lembaga jasa keuangan, peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda diharapkan dapat terus terwujud.
Kegiatan peluncuran turut dihadiri pimpinan perbankan di Kota Ambon, perwakilan Musyawarah Guru Mata Pelajaran IPS Kota Ambon, serta Aparatur Sipil Negara lingkup Pemerintah Kota Ambon.(F64)
