
JAKARTA, Fakta64.com – Sebanyak 135 karyawan ParagonCorp diberangkatkan untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci, Senin (13/7/2026).
Pelepasan berlangsung di Palmeera Lounge, Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf turut hadir melepas rombongan.
Ia mengapresiasi konsistensi ParagonCorp dalam memberikan kesempatan perjalanan spiritual kepada karyawannya. Keberangkatan tersebut merupakan bagian dari Program Umrah ParagonCorp yang telah dijalankan sejak 2017. Program ini diberikan kepada karyawan dengan masa kerja minimal tujuh tahun sebagai penghargaan atas dedikasi dan kontribusi mereka terhadap perusahaan.
Kesempatan mengikuti program tidak hanya diberikan kepada karyawan pada jenjang manajerial. Peserta berasal dari berbagai lini pekerjaan, mulai dari Beauty Advisor, operator produksi, tenaga pendukung operasional, staf kantor hingga jajaran manajemen.
Kebijakan tanpa membedakan jabatan tersebut menjadi penegasan bahwa setiap pekerja memiliki peran penting dalam perjalanan dan pertumbuhan perusahaan.
Director of Corporate Affairs ParagonCorp, Astri Wahyuni, mengatakan, pertumbuhan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari perkembangan setiap individu yang berada di dalamnya.
“Di ParagonCorp, kami percaya bahwa pertumbuhan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari pertumbuhan setiap individu di dalamnya. Karena itu, kami ingin menghadirkan lingkungan kerja yang tidak hanya mendukung pengembangan profesional, tetapi juga memberikan ruang bagi pertumbuhan karakter dan spiritual,” ucapnya dalam rilis yang diterima media ini, Senin, (13/7/2026).
Menurut dia, program umrah menjadi salah satu bentuk penghargaan perusahaan kepada para Paragonian—sebutan bagi karyawan ParagonCorp—yang telah memberikan karya dan kontribusi selama bertahun-tahun.
Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2017, ParagonCorp mencatat program tersebut telah memberikan kesempatan kepada lebih dari 5.000 peserta untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci.
Dijelaskan, pelaksanaan program sempat mengalami penyesuaian akibat pandemi Covid-19 pada 2020 dan 2021. Program kemudian kembali dijalankan pada 2022 dan terus berlanjut hingga saat ini.
Kesempatan Setelah Tujuh Tahun Mengabdi
Salah satu karyawan yang memperoleh kesempatan berangkat tahun ini adalah Laras Anindya Putri, Beauty Advisor ParagonCorp asal Yogyakarta.
Ia, mengikuti program tersebut setelah tujuh tahun bekerja bersama perusahaan. Dirinya, mengaku tidak menyangka perjalanan kariernya membuka kesempatan untuk menunaikan ibadah umrah.
“Saya sangat bersyukur Allah memberikan jalan melalui ParagonCorp untuk dapat menunaikan ibadah umrah. Kesempatan ini menjadi anugerah yang sangat berarti bagi saya dan keluarga,” ujarnya.
Ia berharap perjalanan tersebut menjadi momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan serta meningkatkan kepedulian terhadap orang-orang di sekitarnya.
Menteri Beri Apresiasi
Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf, menilai pemberangkatan umrah dalam jumlah besar oleh sebuah perusahaan merupakan langkah yang patut diapresiasi.
“Ini menjadi pertama kalinya saya menghadiri sekaligus melepas keberangkatan peserta umroh dari sebuah perusahaan. Saya sangat mengapresiasi ParagonCorp yang mampu memberangkatkan karyawannya dalam jumlah yang cukup besar,” ungkapnya.
Ia menyebut sebanyak 135 karyawan diberangkatkan pada periode kali ini. Sementara secara keseluruhan, menurut data yang disampaikannya dalam acara tersebut, program itu telah memberangkatkan lebih dari 4.500 karyawan ke Tanah Suci.
Bagi ParagonCorp, perjalanan umroh tidak hanya ditempatkan sebagai hadiah atas masa kerja. Program tersebut juga diarahkan menjadi bagian dari pengembangan karakter dan spiritual karyawan.
Perusahaan berharap pengalaman selama berada di Tanah Suci dapat memperkuat nilai kebaikan, kepedulian dan semangat para peserta untuk memberikan manfaat bagi keluarga, lingkungan kerja serta masyarakat. (F64)
