
Ambon, Fakta64.com – SMA Negeri 4 Ambon menunjukkan komitmennya dalam menjaga nilai toleransi antarumat beragama di lingkungan pendidikan.
Kepala SMA Negeri 4 Ambon, Mezack Tentua, S.Th, M.Pd.K, menegaskan seluruh siswa diberlakukan aturan yang sama, baik dalam hal kehadiran maupun jam kegiatan belajar mengajar.
“Kegiatan belajar dimulai pukul 08.00 pagi dan berakhir pada pukul 12.15 siang. Kami menerapkan aturan yang sama untuk semua siswa, baik terkait jam masuk maupun jam pulang. Sejauh ini tidak ada kendala, dan semuanya berjalan dengan baik,” katanya kepada media ini, Selasa (3/3/2026).
Ia menjelaskan, pihak sekolah memastikan tidak ada perbedaan perlakuan terhadap siswa dari latar belakang agama mana pun. Sekolah juga memberikan ruang bagi siswa untuk menjalankan kehidupan sosial secara harmonis, termasuk dalam hal pergaulan serta kebutuhan makan dan minum sesuai keyakinan masing-masing.
Menurutnya, mayoritas siswa di SMA Negeri 4 Ambon beragama Kristen. Meski demikian, tingkat toleransi di lingkungan sekolah dinilai sangat baik. Saat ini terdapat lebih dari 20 siswa Muslim yang aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Dalam waktu dekat, pihak sekolah juga berencana menggelar kegiatan buka puasa bersama menjelang Idulfitri sebagai bentuk kebersamaan antarwarga sekolah. Sementara itu, setelah perayaan Lebaran, sekolah akan mengadakan kegiatan halal bihalal yang menjadi agenda rutin tahunan.
Ia, menegaskan, bahwa toleransi beragama merupakan nilai utama yang terus dijaga di lingkungan sekolah.
Menurutnya, keberagaman adalah kekuatan bangsa Indonesia yang harus dirawat, terutama dalam dunia pendidikan.
“Perbedaan bukan menjadi penghalang, tetapi justru menjadi kekuatan kita. Di sekolah ini, nilai kebersamaan dan saling menghormati selalu kami junjung tinggi,” tutupnya. (F64)
