
Ambon, Fakta64.com – Dua kapal perang TNI Angkatan Laut (TNI AL) dari Komando Armada (Koarmada) III yang tengah menjalankan misi pengamanan laut di wilayah timur Indonesia sandar di Dermaga Kesatriaan Tawiri Kodaeral IX, Ambon, Maluku, Selasa (17/3/2026).
Laporan resmi dari Kodaeral IX, Ambon, dermaga kesatriaan tawiri, menyampaikan, kedua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) tersebut masing-masing KRI Teluk Ende-517 dan KRI Teluk Lada-521.
“Kehadiran keduanya merupakan bagian dari pelaksanaan operasi sekaligus dukungan strategis dalam pergeseran pasukan di kawasan timur Indonesia.
KRI Teluk Ende-517 yang dikomandani Letkol Laut (P) Marlin Milian Sibarani, SH, M.Tr.Opsla menjadi kapal pertama yang sandar. Kapal jenis angkut tank ini melaksanakan Operasi Trisula Jaya-25 dalam rangka mendukung Satgas Pengamanan Perbatasan RI–PNG Mobile Tahun Anggaran 2026,” katanya dalam rilis yang diterima media ini, Selasa, (17/3/2026).
Menurutnya, dalam misi tersebut, KRI Teluk Ende-517 mengangkut pasukan dari Yon 732/XV/PTM dan Yon 644/XII/TPR yang akan bertugas menjaga wilayah perbatasan negara.
Selanjutnya, KRI Teluk Lada-521 yang dikomandani Letkol Laut (P) Henri Wansen Naibaho, SE, turut sandar sebagai unsur kedua.
Dijelaskan, Kapal ini menjalankan Operasi Alur Trisena-26 dalam kendali operasi (BKO) Guskamla Koarmada III.
Selain itu, KRI Teluk Lada-521 juga membawa sejumlah pejabat penting, di antaranya Danguskamla Koarmada III, Asops Danguskamla Koarmada III, serta Pabanren Guskamla Koarmada III.
“Kedatangan kedua KRI tersebut disambut melalui prosesi merflug oleh jajaran pejabat Kodaeral IX, meliputi Kadisharkan, Kadissyahal, Kaur Radiologi Rumkit, Paur Lanhatkum Diskum, serta Danton bersama pasukan merflug,” ungkapnya.
Diketahui, momentum ini menjadi bukti kesiapan dan profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan wilayah perairan nasional sekaligus mendukung pengamanan perbatasan darat RI–PNG.
“Kodaeral IX siap memberikan dukungan penuh, baik pangkalan, logistik, maupun personel guna menyukseskan setiap misi operasional seluruh unsur KRI yang melintas maupun bertugas di wilayah kerja Kodaeral IX,” ungkapnya. (F64)
