
Ambon, Fakta64.com – Selama satu dekade terakhir, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus menjadi andalan masyarakat dalam menjamin kebutuhan layanan kesehatan.
Melalui kolaborasi antara BPJS Kesehatan dengan berbagai fasilitas kesehatan, pelayanan kesehatan yang berkualitas diberikan kepada seluruh peserta JKN tanpa terkecuali.
Salah satu peserta yang merasakan langsung manfaat Program JKN adalah Renalda Salembun (22). Ia mengaku program tersebut telah beberapa kali membantunya saat membutuhkan layanan kesehatan.
“Program JKN pernah saya gunakan untuk operasi usus buntu. Selain itu, saat kuliah saya juga sempat pingsan ketika praktik las mesin karena kondisi ruangan yang panas dan sirkulasi udara kurang baik,” ungkap Renalda dalam rilis yang diterima media ini, Senin (2/3/2026).
Renalda menuturkan, meski sempat membaik setelah mendapat penanganan di puskesmas, keluhan kembali dirasakan setibanya di rumah. Kepalanya terasa sakit akibat terbentur saat terjatuh, bahkan ia muntah lebih dari tiga kali. Kondisi tersebut membuat keluarga segera membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
Ia pun menjalani perawatan selama lima hari di rumah sakit. Selama masa pengobatan, Renalda mengaku terkesan dengan pelayanan kesehatan yang diterimanya.
“Sebagai pasien, saya tentu berharap mendapatkan penanganan yang tepat agar cepat sembuh. Selain itu, kenyamanan juga penting. Saya merasakannya dari keramahan petugas, kebersihan ruangan, serta fasilitas yang tersedia. Pelayanannya juga tidak diskriminatif dan secara keseluruhan sangat baik,” ujarnya.
Selain mengapresiasi pelayanan medis yang diterima, Renalda juga mengaku bangga menjadi peserta JKN yang selalu menjaga keaktifan kepesertaannya. Menurutnya, hal tersebut memberikan rasa tenang, terutama saat menghadapi kondisi darurat.
“Saya ingat betul saat menjalani pengobatan, orang tua saya cukup tenang karena tidak perlu memikirkan biaya. Program JKN benar-benar menjadi penolong,” katanya.
Pengalaman tersebut membuatnya semakin sadar akan pentingnya memastikan status kepesertaan tetap aktif, terlebih ketika sudah tidak sepenuhnya berada dalam tanggungan orang tua.
“Waktu itu kami sigap mengurus perpanjangan kepesertaan dengan surat keterangan masih kuliah, jadi saat membutuhkan layanan kesehatan prosesnya sangat mudah. Terima kasih atas kehadiran Program JKN yang selalu menjadi penolong masyarakat. Menjadi peserta JKN adalah bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan keluarga, sehingga sangat penting untuk memastikan kepesertaan tetap aktif. Saya berharap ke depan pelayanan JKN semakin berkualitas,” tutupnya. (F64)
