
Ambon, Fakta64.com – Pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, memastikan ketersediaan stok pangan menjelang Hari Raya Idulfitri dalam kondisi aman.
Hal tersebut disampaikan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, Ina Wati Tahir, S.E., M.Si., setelah dilakukannya rapat koordinasi lintas sektor bersama pemerintah daerah, kepolisian, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait guna memastikan pasokan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga hingga Lebaran.
“Dalam rapat tersebut dibahas berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di pasaran. Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk instansi terkait dan lembaga logistik, untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar,” katanya saat ditemui media ini, usai menggelar program Gerakan Pangan Murah di pasar pantai losari, kelurahan Honipopu, Senin (9/3/2026).
Dijelaskan, meski demikian, beberapa komoditas yang memiliki daya tahan terbatas seperti cabai tetap menjadi perhatian karena berpotensi mengalami fluktuasi harga dan tidak tahan lama. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah terus memantau kondisi pasar serta memastikan distribusi dari daerah penyangga tetap berjalan dengan baik.
“Selain itu, pemerintah bersama tim juga telah melakukan pemantauan langsung ke pasar guna mengecek harga serta memastikan tidak terjadi kendala dalam distribusi bahan pokok. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga agar tidak terjadi lonjakan yang signifikan menjelang Lebaran,” jelasnya.
Lebih lanjut, dikatakan, ia juga mengakui bahwa kondisi geografis wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri, khususnya dalam hal transportasi dan distribusi barang.
“Meski demikian, pasokan dari daerah penyangga masih dalam kondisi aman sehingga kebutuhan masyarakat dipastikan tetap terpenuhi,” ungkapnya.
Ia berpesan, masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Hal ini penting agar ketersediaan stok di pasaran tetap terjaga dan tidak menimbulkan kepanikan yang dapat memicu kenaikan harga.
Diketahui, Dinas ketapang bersama Tim Satgas Pangan, Sapu bersih (Saber) Polda Maluku akan terus melakukan pemantauan, perkembangan harga dan pasokan produk bahan pangan untuk masyarakat. Sebab hal itu akan semakin menguatkan kesiapan pemerintah Provinsi dalam mewujudkan ketahanan pangan.
Dan juga, terus menggelar berbagai program, termasuk gerakan pangan murah, untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Dia menambahkan, dengan koordinasi dan kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan, pemerintah optimistis stabilitas harga dan ketersediaan pangan hingga Lebaran dapat terus terjaga, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. (F64)
